Mahasiswa UM Magelang Dampingi Digital Marketing di Desa Wisata Karanganyar Borobudur

BNews–BOROBUDUR– Sejumlah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) laksanakan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) di Desa Karanganyar Borobudur. Mereka melakukan kegiatan tersebut selama dua bulan, mulai awal Februari hingga akhir Maret 2020.

Dalam kegiatan tersebut mereka mencoba menggali potensi desa dan peningkatan pemasaran Balkondes Karanganyar. Dengan didamping Dosen Pembimbing sekaligus Ketua Tim yakni Ardhin Primadewi S. Si, M. TI. Sementara untuk tim yakni Syahidan Cahya Rohmana, Damas Amirul Karim, Dianita Yuswanti, dan Septiawan Rofendi.

Mereka mengangkat tema pendampingan yakni digital marketing maketing, yakni promosi di sosial media website dan cara beriklan. “Kegiatan ini memiliki beberapa maksud dan tujuan, yang terutama yakni mendorong perekonomian masyarakat desa,” ungkap Ardhin Primadewi.

Selain menganggat keunikan dan kunggulan yang dimiliki balkondes karanganya, kita juga mendampingi penerapan strategi dalam pengelolaan Balkondes Karanganyar. “Hal ini supaya mulai dilirik wisatawan domestik ataupun mancanegara. Baik dari keindahan alam sekitarnya maupun keunikan dan keunggulan dari Balkondes Karanganyar itu sendiri,” imbuhnya.

NEWS: Diskusi tim PPMT Mahasiswa UM Magelang di Balkondes Karanganyar terkait pemasaran wisata (Foto: Advetorial)
NEWS: Diskusi tim PPMT Mahasiswa UM Magelang di Balkondes Karanganyar terkait pemasaran wisata (Foto: Advetorial)

Dalam pendampingan tersebut mereka menggelar beberapa kali pelatihan digital marketing maketing. Pelatihan itu antara lain pembuatan desain souvenir, Desain panduan wisata, Desain kuliner, Desain stand banner, dan penunjuk jalan. Serta pendampingan pengelolaan website dan social media.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Kepada masyarakat Desa Karanganyar sendiri kita lakukan sosialisasi Masyarakat Sadar Wisata. Sehingga masyaraka juga ikut berperan,” ungkapnya.

Ardhin juga mengungkapkan beberpa kendala dan masalah yang mereka hadapi. Meskipun memiliki potensi keindahan alam dan kearifan lokal yang masih terjaga, namun hal ini belum juga berhasil mendatangkan wisatawan lokal dalam jumlah besar.

“Promosi yang dirasa masih kurang,” tegasnya.

Merka juga berharapan, bahwa Balkondes Karanganyar bisa melakukan promosi secara optimal dan mendatangkan pengunjung lebih banyak lagi. “Hal ini tentunya akan memiliki efek domino yang baik bagi perekonomian masyarakat juga,” tandasnya.

Sementara salah satu karyawan Balkondes, Ambar mengungkpakan rasa senangnya mendapat pelatihan tersebut. “Jujur kami merasa senang dengan adanya kegiatan pendampingan pada masyarakat ini,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Syafi’I selaku anggota BUMDES Karanganyar yang mengapresiasi pendampingan tersebut. “Hal ini bagus, justru ini meberikan kesempatan bagi karyawan balkondes untuk belajar mengenai bagaimana melakukan promosi di media sosial. Tidak hanya itu mengolah website balkondes karanganyar secara mandiri juga sangat berguna,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: