Maju Adiwiyata Tingkat Provinsi, SD Blondo Mungkid Bikin Gerakan #StopSampahPlastik

BNews–MUNGKID– Masalah sampah dimanapun berada sampai saat ini masih belum bisa diselesaikan dengan benar. Apalagi masalah sampah jenis plastik yang susah membusuk.

Hal tersebut perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab semua pihak. Tentunya mengingat sampah plastik sebagai sumber kerusakan lingkungan paling utama.

Permasalah tersebut tidak hanya terjadi di perkotaan saja. Bahkan di wilayah pedesaan sampah plastik juga menjadi masalah tersendiri untuk lingkungan.

Maka dari itu sosialisasi pengurangan sampah plastik harus dilakukan sejak dini. Mulai dari lingkungan keluarga hingga di lingkungan masyarakat, pembiasaan tanpa penggunaan  plastik harus dilakukan dari sekarang.

Atas dasar tersebut, sekaligus dalam rangka menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah, SD Negeri Blondo di Kecamatan Mungkid membuat gerakaan masif aterkait permasalah sampah. Khususnya permasalah sampah plastik yang terjadi di lingkungannya.

Mereka melakukan gerakan di tengah pandemi covid ini dengan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik melalui media sosial. Dan hal tersebut dilakukan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari Guru, peserta didik dan wali murid.

“Gerakan ini melalui media sosial dengan menggencarkan tagar #StopSampahPlastik ,” ungkap Kepala SD Negeri Blondo, Wuryaningsih, S.Pd (1/2/2021).

Kampanye tersebut dilakukan melalui media sosial semua platform yang dimilikinya. “Selama berjalan 2 bulan ini banyak yang sudah memposting foto maupun video di Instagram. Dan paling banyak di story WhatsApp,” imbuhnya.

Kepala Sekolah Wuryaningsih, S. Pd sedang menerima penghargaan adiwiyata kabupaten

Dia mengungkapkan, tujuan lain gerakan tersebut agar masyarakat lebih sadar dan lebih bijak dalam menggunakan barang yang menghasilkan sampah plastik. “Gerakan ini saya rasa sangat efisien, karena hampir setiap warga sekolah memiliki media sosial dan caranya cukup mudah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan pengurangan sampah plastik.

“Dengan harapan masalah sampah plastik dapat sedikit terselesaikan dan masyarakat dapat lebih bijak dalam penggunaan plastik,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: