Makan Nasi Goreng dari Sisa Donasi, 9 Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Borobudur Diduga Keracunan
- calendar_month 2 jam yang lalu

Petugas Kepolisian saat mengecek dugaan Keracunan massal di Panti Asuhan Muhammadiyah Borobudur
Salah satu penghuni panti yang ikut mengonsumsi makanan tersebut, Ayunda Setia Dewi (14), menceritakan bahwa nasi goreng yang dimakan bersama teman-temannya dibuat dari sisa makanan donasi siang hari.
“Makanannya nasi siang yang kemudian diolah lagi menjadi nasi goreng. Ada campuran bihun juga dari makanan siang. Kami makan bersama-sama malam hari, lalu pagi harinya banyak teman yang mengalami diare dan muntah-muntah,” kata Ayunda.
Ia mengaku tidak menyadari adanya tanda-tanda makanan basi saat menyantap hidangan tersebut. Menurutnya, seluruh anak makan bersama dan baru merasakan gejala pada keesokan harinya.
“Waktu makan tidak tahu kalau ada yang basi atau tidak. Kami makan biasa saja. Tapi mulai siang sampai sore banyak teman yang kondisinya semakin tidak kuat,” ujarnya.
Diketahui, Panti Asuhan Muhammadiyah Borobudur memiliki 36 anak asuh dengan total penghuni dan pendamping sekitar 48 orang. Saat kejadian, hanya 14 anak yang berada di panti dan mengonsumsi makanan tersebut karena sebagian penghuni lainnya sedang pulang atau menjalani aktivitas di luar panti.
Hingga Senin malam, seluruh korban masih menjalani observasi medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka dan mencegah kemungkinan komplikasi lebih lanjut akibat dugaan keracunan makanan tersebut. (BSN)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar