Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terungkap! Ini Kronologi Dugaan Keracunan 9 Santriwati Panti Asuhan di Borobudur Menurut Polisi

Terungkap! Ini Kronologi Dugaan Keracunan 9 Santriwati Panti Asuhan di Borobudur Menurut Polisi

  • calendar_month 2 menit yang lalu

BNews-MAGELANG-;Kepolisian mengungkap kronologi dugaan keracunan makanan yang menimpa sembilan santriwati penghuni Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri, Dusun Jayan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Senin (22/6/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu makanan donasi yang dimasak kembali sebelum dikonsumsi bersama.

Kapolsek Borobudur AKP Anjar Prahasto, S.H., mengatakan pihaknya bersama personel Polsek Borobudur dan Bhabinkamtibmas Desa Borobudur langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya dugaan keracunan makanan sekitar pukul 16.45 WIB.

“Hari Senin tanggal 22 Juni 2026 sekira pukul 16.45 WIB, pawas piket beserta anggota Polsek dan Bhabinkamtibmas Desa Borobudur melaksanakan kegiatan mendatangi TKP dugaan keracunan makanan di Panti Asuhan Daarul Hikmah Putri yang berada di Dusun Jayan, Desa Borobudur,” kata AKP Anjar Prahasto kepada Borobudurnews.com.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, makanan yang dikonsumsi para santriwati merupakan jatah makan siang yang setiap hari diterima dari Panti Asuhan Daarul Hikmah Putra. Makanan tersebut berasal dari donatur dan tidak langsung dikonsumsi, melainkan dimasak kembali oleh para santriwati pada malam harinya menjadi menu makan malam.

“Jatah makan siang tersebut tidak langsung dimakan oleh santriwati, tetapi dimasak kembali pada malam hari oleh para santriwati. Setelah dimasak kembali, makanan tersebut dikonsumsi oleh 13 santriwati yang berada di panti,” jelasnya.

Usai mengonsumsi makanan tersebut, sembilan santriwati mulai mengalami keluhan berupa mual, muntah, dan diare. Sementara empat santriwati lainnya tidak merasakan gejala apa pun meski mengonsumsi makanan yang sama.

“Dari 13 santriwati yang mengonsumsi makanan tersebut, sembilan orang mengeluh mual, muntah dan diare, sedangkan empat santriwati lainnya dalam kondisi sehat dan tidak merasakan keluhan,” ungkap AKP Anjar.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (DISINI)

Polisi kemudian bersama pengurus panti melakukan penanganan awal sebelum para korban dievakuasi ke Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan guna mendapatkan perawatan medis.

“Dari kejadian tersebut para santriwati yang mengalami gejala dibawa ke Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan untuk mendapatkan penanganan dan pertolongan. Saat ini seluruh korban sudah mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit,” katanya.

Untuk identitas korban… KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less