Kelompok PPMT UNIMMA Gelar Pengoptimalan Karakter Islami Santri di Pondok Pesantren

BNews–MAGELANG– Zaman milenial sekarang ini penuh dengan tantangan. Nampaknya pendidikan semakin berat dengan adanya tuntutan masyarakat modern yang semakin kompleks.

Dampaknya pendidikan harus mengikuti perkembangan yang semakin maju, namun tetap mempertahankan nilai-nilai islami. Penanaman nilai-nilai islami sangat diperlukan sejak dini.

Oleh karena itu, Lima mahasiswa didampingi dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) Ari Suryawan, M.Pd. menggelar program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT. Dan kali ini  periode ke-2 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalamah, Dusun Soka Desa Sewukan Kecamatan Dukun.

PPMT kali ini kelompok tersebut  mengusung tema “Optimalisasi Penanaman Karakter Islami Pada Anak Sejak Dini”. 

Sementara dalam kelompok tersebut terdiri dari mahasiswa PGSD Viainda Sari, Bravura Andromeda; dan mahasiswa Manajemen yaitu Sukma Ayu Safitri, Lalita Setri Damayanti, dan Niluh Fauziah Utami.

Kelompok PPMT UNIMMA menerapkan pola pendidikan karakter islami kepada para santri Pondok Pesantren Darussalamah. Sesuai dengan visi pondok pesantren yaitu “Menjadi lembaga pendidikan islam yang unggul dalam terciptanya santri yang berilmu, disiplin, mandiri, dan berakhlakul karimah;  maka Kelompok PPMT Unimma menyelenggarakan pelatihan karakter islami pada santri.

Mahasiswa PGSD Unimma, Viainda Sari mengatakan penanaman nilai-nilai karakter islami sejak dini sangatlah penting. “Diharapkan dapat terciptanya santri yang berakhlak mulia,” katanya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menurutnya, Pendidikan karakter islami pada santri dapat dibentuk melalui pengenalan-pengenalan terlebih dahulu mengenai ciptaan Allah. Yakni tentang alam dan seisinya.

“Selain itu juga bisa melalui berbagai kegiatan dan pembiasaan di lingkungan pondok pesantren. Misalnya pembiasaan santri datang tepat waktu dan mengucapkan salam ketika bertemu dengan qori’ (pengajar),” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, pokok-pokok pendidikan karakter islami yang harus diberikan kepada santri yaitu mengenai aqidah, akhlak, dan ibadah.  “Kegiatan ini diawali dengan pemberian ice breaking kepada santri yang diharapkan santri dapat fokus dan tetap semangat dalam mengikuti pelatihan. Setelah itu siswa diberikan tayangan video tentang pendidikan karakter islami diantaranya aqidah, akhlak, dan ibadah,” paparnya.

Pendidikan karakter islami aqidah dilakukan dengan cara membiasakan santri mengucapkan kata-kata yang mengagungkan Allah SWT. Yakni seperti istighfar, tasbih, dan shalawat.

Pendidikan karakter islami akhlak, santri diberikan tayangan video tentang karakter akhlak ; yaitu tentang membiasakan cuci tangan dan berdo’a sebelum makan dan membiasakan berbagi makanan kepada temannya.

“Melalui pembiasaan tersebut diharapkan santri dapat terbiasa dengan adab makan tersebut,” tegasnya.

Pendidikan karaker islami ibadah, dikenalkan dengan mengenalkan segala ciptaan Allah SWT; yang diharapkan santri dapat menjadi insan yang takwa dan taat dalam melaksanakan segala perintah agama dan menjauihi larangan-Nya.

Kegiatan yang terakhir adalah kuis. Bagi santri yang bisa menjawab kuis maka akan mendapatkan penghargaan.

Mahasiswa PGSD Unimma, Bravura Andromeda menambahkan menstimulasi santri dengan pemberian penghargaan dapat melatih karakter islami santri. Yaitu berkarakter mulia”.

“Menanamkan nilai-nilai karakter islami pada santri sejak dini dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT; khususnya dalam diri santri sebagai pedoman hidup. Sehingga menjadi santri yang beriman dan bertakwa, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (adv)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: