Viral Harga Makanan Kemahalan, Kuliner di Bukit Bintang Diduga Tak Berizin

BNews—JOGJAKARTA— Pemerintah Kapanewon Piyungan dan Pamong Praja Bantul ikut memberikan perhatian khusus terkait keberadaan warung di sepanjang Bukit Bintang. Sebelumnya warung kuliner di Bukit Bintang viral di media sosial setelah warganet mengungah harga makanan di lokasi tersebut yang dinilai kemahalan.

Panewu Piyungan Roy Robert Edison Bonai mengatakan, keberadaan puluhan warung semi permanen di Kawasan Padukuhan Plesedan Kalurahan Sitimulyo Kapanewonan Piyungan, Bantul ini tidak berizin. Namun demikian, pihaknya berdalih tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan menertibkan ada di tangan Pemerintah Kabupaten Bantul.

”Soal penertiban menjadi kewajiban kabupaten (Pemkab Bantul). Kami sendiri siap mem-backup jika diminta,” katanya, Rabu (21/4).

Lantaran kewenangan penertiban ada di tangan Pemkab, Roy menyebut saat ini pemerintah kapanewon hanya bisa memberikan sosialisasi. Dan meminta kepada para pemilik warung untuk menjaga ketertiban, utamanya dalam pengaturan tempat parkir agar tidak mengganggu pengguna jalan.

”Kami ingatkan. Jika nantinya ada penertiban butuh komitmen bersama baik dari Pemkab Bantul maupun Gunungkidul, karena lokasinya kan memang bersebelahan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mejelaskan, untuk penertiban kawasan tersebut dibutuhkan koordinasi lintas wilayah. Sebab, kawasan tersebut tidak hanya masuk wilayah Bantul tapi juga Gunungkidul.

”Sedang jika mengacu pada tata ruang, tempat itu memang bukan jadi suatu areal untuk pusat kuliner. Tapi kan, itu sudah terlalu banyak pelaku usaha di sana,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Yulius melihat perlu diambil langkah-langkah kebijakan yang melibatkan Pemda DI Jogjakarta. Yang nantinya menjembatani antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.

”Sejauh ini sendiri, kami baru sebatas pendataan jumlah pelaku usaha di sana dan edukasi terkait segala sesuatu yang ada kaitannya dengan aktivitas pelaku usaha di sana. Karena itu kan, jalur provinsi,” pungkasnya.(han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: