Mantan Presiden SBY Ciptakan Lagu Tentang Corona

BNews—NASIONAL— Pandemi global covid-19 yang melanda seluruh dunia, terutama Indonesia membuat Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, prihatin. Menurut SBY, epidemi ini telah membuat masyarakat cemas. Apalagi virus corona telah merenggut ratusan korban jiwa.

”Krisis pandemi corona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta,” tutur SBY, kemarin (11/4).

”Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu,” sambung dia.

Berdasarkan rasa keprihatinan ini, SBY menciptakan lagu berjudul ’Cahaya Dalam Kegelapan’. Suami mendiang Kristiani Herawati ini berharap dapat memberikan semangat dan harapan kepada masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan covid-19.

Baca juga: Selamat Ulang Tahun Kota Magelang ke 1.114, Semoga Lekas Membaik

”Lagu ini saya persembahkan kepada rakyat Indonesia tercinta, terutama yang tengah bergulat dan berjuang di garis depan, para pasien, serta para dokter dan perawat. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, melindungi dan menyelamatkan para pejuang kemanusiaan, dan kita semua,” katanya.

”Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan covid-19. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa,” pungkas SBY.

Lihat postingan ini di Instagram

Krisis pandemi korona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta. Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu. Melalui tembang yang saya ciptakan ini, “Cahaya Dalam Kegelapan”, saya ingin berbagi rasa, semangat dan harapan. Insya Allah, ada hari esok yang cerah. Badai pasti berlalu. Lagu ini saya persembahkan kepada rakyat Indonesia tercinta, terutama yang tengah bergulat dan berjuang di garis depan ~ para pasien serta para dokter dan perawat. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, melindungi dan menyelamatkan para pejuang kemanusiaan, dan kita semua. Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan Covid-19 ini. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa. *SBY* — Translation: The corona pandemic crisis that has swept the world, including our country, has brought uncertainty and anxiety into our lives. Griefs and heartaches are everywhere when people they love are passing away. Like the sorrow and darkness that I felt when I lost my soulmate just a moment ago. Through this song that I wrote, “Light in Darkness”, I want to share my feelings, passion, and hope. God willing, there is a bright tomorrow. Every cloud has a silver lining. I offer this song to my beloved Indonesian people, especially those who are struggling and fighting on the front lines ~ the patients and the doctors as well as nurses. May the most loving God be merciful, protect and save these fighters of humanity, and all of us. Let us continue to unite, share and endeavor together against Covid-19. With God’s help, we can. Yes Indonesia Can. *SBY*

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono) pada

Lagu ’Cahaya Dalam Kegelapan’ ini menggandeng sejumlah penyanyi papan atas Indonesia. Diantaranya Joy Tobing, Yuni Shara, Sandhy Sandoro, Ariyo Wahab, Ita Purnamasari, Lala Karmela, Andy Rif dan Irang Perdana. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: