Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Mau ke Alun-alun Magelang Saat Tahun Baru? Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

Mau ke Alun-alun Magelang Saat Tahun Baru? Ini Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

  • calendar_month Jum, 26 Des 2025

BNews–MAGELANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang menyiapkan rekayasa arus lalu lintas (lalin) menuju kawasan Alun-alun Kota Magelang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, khususnya pada malam pergantian tahun.

Kepala Dishub Kota Magelang, M Yunus, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut disusun dalam dua skenario utama yang disesuaikan dengan tingkat kepadatan pengunjung.

“Sementara kami menyiapkan dua hari skenario,” kata Yunus, Jumat (27/12/2025).

Skenario pertama akan diterapkan pada Jumat, 27 Desember 2025, bertepatan dengan adanya kegiatan di kawasan The Aloon Aloon Mall. Menurut Yunus, pada hari tersebut jumlah pengunjung di area Alun-alun Kota Magelang diperkirakan meningkat signifikan.

Sementara itu, skenario kedua akan diberlakukan pada malam pergantian tahun, Selasa, 31 Desember 2025.

Hingga pukul 18.00 WIB, arus lalu lintas di sekitar Alun-alun masih diberlakukan normal. Namun, setelah waktu tersebut Dishub Kota Magelang akan melakukan pengalihan arus lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

“Di atas jam 18.00 kemungkinan ada pengalihan arus lalu lintas, terutama dari Jalan A Yani sampai dengan CPM (Corps Polisi Militer) akan kami arahkan ke Jalan Majapahit,” jelasnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Adapun kendaraan dari arah selatan yang melintas melalui Jalan Tentara Pelajar akan diarahkan ke sejumlah jalur alternatif, di antaranya kawasan sekitar RSIA Gladiool dan Jalan Panjaitan, guna mengurai kepadatan di sekitar Alun-alun.

“Sehingga kendaraan yang melewati Alun-alun bisa tersortir atau berkurang. Atau bagi yang tidak ada keperluan di area Alun-alun, diharapkan bisa menghindari kawasan tersebut,” imbuh Yunus.

Kantong Parkir dan Penutupan Jalan

Terkait ketersediaan parkir, Dishub Kota Magelang memastikan kantong parkir rutin tetap dapat digunakan oleh masyarakat. Selain itu, Dishub juga mengusulkan penambahan kantong parkir dengan memanfaatkan Graha Ageng atau eks BPLK.

“Kami mohonkan agar Graha Ageng atau eks BPLK bisa digunakan sebagai tambahan kantong parkir,” ujarnya.

Sementara terkait penutupan jalan, Yunus menyebut kemungkinan penutupan total akan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan situasi lalu lintas di lapangan.

“Kemungkinan penutupan mulai sekitar jam 18.00. Tapi kalau masih dipandang lancar dan tidak ada kemacetan, nanti akan menyesuaikan jamnya,” pungkas Yunus. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less