Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Menikmati Indahnya Perbukitan Menoreh Sambil Berwisata Edukasi Kambing Etawa Magelang

Menikmati Indahnya Perbukitan Menoreh Sambil Berwisata Edukasi Kambing Etawa Magelang

  • calendar_month Sab, 3 Sep 2022

BNews–MAGELANG-– Saat ini sebuah peternakan bisa dimaksimalkan menjadi sarana wisata edukasi. Seperti sebuah peternakan yang berada di sebuah Desa Wisata di Kabupaten Magelang ini.

Peternakan yang dimaksimalkan desa wisata berbasis edukasi Etawa Trajumas Farm. Lokasinya di Dusun Kalipuncung Wetan, Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman. Di lokasi ini pengunjung diajak menikmati panorama bukit menoreh sambil belajar memerah dan meminum susu kambing Etawa.

Sebelumya diketahui bersama, pengembangan desa wisata terus digenjot oleh pemerintah Kabupaten Magelang. Berbagai macam konsep desa wisata terus menjamur menawarkan potensi desa dan keindahan panorama setempat.

Untuk edukasi peternakan kambing etawa lokasi tepatnya di perbukitan Menoreh puncak Trajumas. Untuk menuju kesana, membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari Jalan Borobudur-Salaman.

Sepanjang jalan menuju Desa Kalirejo ini, akan disuguhkan aroma cengkeh dan rempah-rempah yang dijemur oleh warga. Jalan menuju lokasi berliku khas pegunungan. Namun aksesnya masih terbilang mudah.

Pemilik Peternakan kambing Etawa Trajumas Farm Slamet Sastro mengungkapkan, saat ini terdapat 22 ekor kambing Etawa yang dipelihara. Sepuluh ekor diantaranya difokuskan untuk memproduksi susu.

Pengunjung dapat menikmati proses mulai dari pembesaran, pemerahan susu, hingga menikmatinya. “Sambil belajar berternak dan memerah susu, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan sejuk Gunung Trajumas yang memesona,” katanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINi)

Dirinya memang berniat memberikan wisata edukasi kepada anak-anak muda. Terutama agar tidak malu untuk beternak kambing. Baginya beternak sangat mengasyikkan dan menghasilkan.

Selain menyuguhkan susu, tapi juga memperhatikan estetika dan kebersihan kandang. “Anak-anak muda harus memaksimalkan potensi dirinya dan jika ingin beternak harus menggunakan ilmu,” imbuhnya.

Adapun jenis kambing yang dipelihara ada dua jenis. Yaitu Kambing Sapera dan Etawa. Jenis Etawa dipilih karena bagus dan ukurannya bisa jumbo. Dari segi harga pun  lebih fantastis dibandingkan kambing biasa. Sementara jenis Spera dipilih karena produksi susu lebih banyak.

 “Sebenarnya kambing Etawa juga dapat diambil susunya tetapi skala produksi lebih bagus Sapera. Sapera dapat diperah dalam jangka waktu yang cukup lama,”tuturnya.

Berdasarkan pengalamannya, satu ekornya kambing sapera  dapat menghasilkan 2 liter susu per hari.  Setiap harinya susu kambing yang ia jual selalu habis. Susu dikemas dalam botol. Ia juga menghidangkan susu ke pengunjung dalam bentuk beku.

 “Ada berbagai varian rasa, seperti melon, coklat, kopi, dan lainnya. Harganya pun terjangkau hanya Rp. 15 ribu per liter,” jelasnya.

Meskipun belum diresmikan sebagai wisata edukasi, namun Etawa Trajumas Farm ini banyak digandrungi wisatawan. Bahkan, dijadikan studi banding oleh kelompok lain dari berbagai daerah. Selain itu hasil produksi susu selalu ludes terjual.

“Hari berikutnya pun sudah ada yang antri,” ujarnya.

Ia pun ingin kedepannya dikembangkan lebih besar lagi. Sebab banyak hal yang perlu disiapkan. Mulai dari sumber daya manusianya, membutuhkan pemandu, hingga fasilitas pendukung lainnya. Saat ini sedang menggodok konsep wisata edukasi bersama kelompok tani dan BUMDes Kalirejo. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less