Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Mewarnai untuk Perdamaian: Puluhan Anak Ikuti Lomba Moderasi Beragama di Magelang

Mewarnai untuk Perdamaian: Puluhan Anak Ikuti Lomba Moderasi Beragama di Magelang

  • calendar_month Ming, 22 Jun 2025

BNews–MAGELANG – Rumah Pintar Mendut bekerja sama dengan Kelompok KKN Moderasi Beragama dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Lomba Mewarnai bertema Moderasi Beragama (22/6).

Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang dirancang untuk mengasah imajinasi sekaligus menanamkan nilai-nilai toleransi sejak usia dini.

Melalui seni mewarnai, kegiatan ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Lebih dari itu, lomba ini juga menjadi media penting untuk menanamkan semangat hidup rukun dalam keberagaman.

Lomba mewarnai ini terbuka untuk peserta anak-anak dengan tiga kategori usia. Kategori A untuk usia 4 hingga 6 tahun;, kategori B untuk usia 7 hingga 9 tahun, dan kategori C untuk usia 10 hingga 13 tahun.

Bagi para pemenang, panitia menyediakan piala, sertifikat, dan hadiah menarik.

Selain itu, sebanyak 50 paket doorprize juga disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, termasuk penghargaan khusus untuk juara favorit dari masing-masing kategori.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Lelly Athur, pendiri Rumah Pintar Mendut, berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan dan menyenangkan bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar ajang seni, melainkan juga sarana untuk membangun kesadaran anak-anak tentang pentingnya toleransi.

“Kami berharap lomba ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi media untuk menanamkan semangat toleransi dan membangun harmoni di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.

Ketua Kelompok KKN Moderasi Beragama, Muhammad Fatkhi Hidayatillah, turut menekankan pentingnya memberikan pemahaman sejak dini tentang hidup dalam keberagaman.

“Sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang arti persatuan di tengah perbedaan sejak usia dini. Dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, anak-anak bisa belajar nilai-nilai moderasi secara alami,” ungkapnya.

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh masyarakat sekitar, khususnya para orang tua yang menginginkan anak-anaknya tumbuh dengan bekal nilai toleransi dan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less