Migrant Care Gelar Vaksinasi Di Lereng Gunung Sumbing Magelang

BNews–MAGELANG-– Program vaksinasi kembali digelar di kawasan lereng Gunung Sumbing Kabupaten Magelang (2/3/2023). Kegiatan tersebut dibarengkan dengan kegiatan Posyandu Rebranding oleh Puskesmas Kaliangkrik.

Sebelumnya perlu diketahui, Posyandu Rebranding adalah program penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan bagi usia Produktif; pemeriksaan lansia, gula darah dan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilaksanakan vaksinasi bagi lansia disabilitas dan kelompok rentan lain. Lokasinya berada di Balai Desa Pengarengan Kecamatan Kaliangkrik.

Kegiatan ini sekaligus percepatan vaksin bagi lansia dan kelompok rentan lainnnya. Program ini disuport oleh Kegiatan tersebut dilaksanakan berkat kerjasama AIHSP, Save The Children, Migrant Care, Puskesmas Kaliangkrik, dan Pemdes Pengarengan.

Progam Officer Kabupaten Magelang dari Migrant Care, Tri Widyanto mengatakan untuk percepatan vaksinasi COVDI-19 terdapat sejumlah sasaran. Yakni Inklusif dengan sasaran utama masyarakat kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

“Vaksinasi ini baik untuk booster 1 atau booster 2. Target hari ini di masyarakat sebanyak 100 orang, 80 persen lansia,” katanya.

Ia menyebutkan, program ini sudah berjalan sejak Juni 2022 dan menurut program sampai Desember 2022. Namun karena animo masyarakat tinggi dan faktor belum mencapai target, program di perpanjang hingga Maret 2023.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Hari ini target suntikan sebanyak-banyaknya, Dengan sasaran Lansia, Disabilitas, kelompok rentan lainnya. Karena setiap Kabupaten atau Kota ditarget 27 ribu suntikan. Dan di wilayah Magelang ini baru sekitar 2000 suntikan pada program ini,” paparnya.

Widyanto mengungkapkan selain 5 wilayah tersebut, juga ditambah sejumlah wilayah lain di Indonesia. Antara lain Yogyakarta, Sulawesi dan Bali.

Program ini, lanjutnya bukan tanpa kendala, salah satu kendala di beberapa wilayah animo warga kurang. Bahkan terdapat penolakan vaksin masyarakat tertentu.

“Sampai Maret target 27 ribu harus selesai. Tergantung stok vaksin. Oleh karenanya melalui mitra bisa membantu koordinir di wilayahnya,” harap Tri Widyanto.

“Program ini merupakan kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) melalui Save the Children dan Migrant Care; bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten, Puskesmas, Pemerintah Desa dan mitra lokal dari lembaga guna melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 inklusif di daerah yang ditunjuk,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!