Misteri Pocong dan Kuntilanak Tanpa Kepala di Bekas Gudang Beras Muntilan

BNews—MUNTILAN— Sebuah komplek gudang beras terbengkalai di Jalan Muntilan-Dukun di Dusun/ Desa Semampir Kecamatan Muntilan oleh penduduk setempat dikenal cukup angker. Konon, bekas pabrik beras milik PT Pertani (Persero) yang belasan tahun berhenti beroperasi ini dihuni sosok pocong hingga kuntilanak tanpa kepala.

Makhluk beda dimensi tersebut kerap mengganggu manusia yang beraktifitas di kawasan pabrik seluas kurang lebih satu hektare. Para hantu ini pernah mengganggu penduduk sekitar hingga warga yang mencari garangan di semak-semak belakang gudang.

Wartawan Borobudur News, Wahid Fahrur Annas mencoba mengeksplorasi pabrik milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah ada sejak tahun 1975. Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang bekas penyimpanan dan pengolahan beras ini berhenti beroperasi tahun 2009.

Diduga, eksistensi pabrik tersebut tergerus zaman akibat keberadaan mobil slepan atau penggilingan padi. Usai gulung tikar, bekas bangunan tersebut sempat disewa satu tahun oleh pengusaha batu bata ringan milik seorang Tionghoa pada tahun 2013.

Bangunan ini memiliki tiga gedung, yakni gudang A untuk penyimpanan padi dan beras. Gudang B berfungsi untuk pengolahan dan pengering. Sedang Gudang C untuk penyimpanan beras siap edar ke beberapa kota di Jawa Tengah, kala itu.

Sebelum memasuki komplek bangunan, suasana lembab dan dingin sudah terasa. Nampak area halaman depan bangunan ditumbuhi rerumputan tinggi yang sudah menjalar ke dalam area bangunan. Sementara area belakang pabrik ini terdapat aliran Sungai Lamat serta ditumbuhi pepohonan tinggi.

Saat memasuki gudang, terlihat lantai bangunan sedikit tergenang air dikarenakan beberapa atap sudah berlubang bahkan banyak yang menggantung di langit-langit. Tembok-tembok terlihat kusam. Dinding tertutup debu. Dan masih meyisakan mesin tua berukuran sangat besar produksi Denmark tahun 1969 serta alat pengering padi tradisional.

Sejak lama beroperasi, beredar cerita dari warga di sekitar bangunan tersebut yang membuat bulu kuduk berinding. Mulai dari penampakan wanita berambut panjang, perempuan kepala dan pocong yang bediri tepat di atap gudang tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

Salah satu pedagang yang membuka lapak di atas lahan PT Pertani, Adi Mulyono, 31, mengaku pernah melihat makhluk tak kasat mata tersebut. Menurut dia, lokasi yang sering terlihat adanya makhluk halus yakni kamar mandi yang terletak pojok belakang gudang B. Dan dekat pepohonan yang berada di belakang gedung.

”Saya pernah melihat wanita berambut panjang berbaju putih dan juga wanita tanpa kepala. Itu kuntilanak,” kata pria yang sudah empat tahun berdagang dan tinggal di warung.

Di pohon ini, pemburu garangan dibentak suara keras tanpa wujud. (Foto: rur)

Tidak hanya dirinya yang pernah melihat penampakan. Temannya, yang hendak berkunjung di warungnya juga mengaku pernah melihat makhluk sosok pocong.

”Waktu itu sekitar pukul 00.00 WIB, tiba-tiba teman saya datang dan mengatakan bahwa dirinya melihat sesok pocong berdiri di atap pabrik,” ucapnya.

Tidak hanya itu, para pemburu garangan juga pernah diusili. Saat mencari hewan tersebut di atas Kali Lamat, tiba-tiba mereka dibentak oleh suara keras. Saat dicari sumber suara, mereka tidak menemukan satu seorang pun.

”Karena tahu itu gangguan makhluk halus, mereka lari tunggang langgang,” ujarnya.

Ia mengaku, tidak mengetahui asal muasal para hantu mendiami pabrik mangkrak tersebut. Setahu dia, tidak pernah dipabrik itu terjadi kecelakaan kerja hingga menyebabkan korban jiwa.

”Setahu saya belum pernah ada (yang meninggal di pabrik). Saya rasa, mereka (hantu) mengganggu karena pas kebetulan keluar dan bertemu dengan manusia,” pungkas Adi. (rur/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: