Modus Cari Tempat Kos, Dua Pemuda Asal Bantul Gondol Sepeda Motor Di Jogja

BNews–JOGJA– Telah terjadi pencurian sepeda motor di sebuah rumah kos yang terletak di Kampung Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (13/6/2022) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomer Polisi AB 2188 LR raib dibawa kabur oleh dua tersangka laki-laki berinisial BP(34) dan MA (20) yang sama-sama merupakan warga Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Modus yang dilakukan oleh keduanya yakni berpura-pura mencari kamar kos di daerah Sorosutan.

“Awal mula motor korban diparkir sejak sore di tempat kos. Motor tidak dikunci setang.” kata Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo B, Senin (20/6/2022)

Setelah itu sekitar pukul 22.30 WIB korban bersama satu temannya hendak pergi keluar untuk mencari makan.

Namun sepeda motor miliknya yang diparkir di halaman kosnya itu sudah tidak ada.

Dia sempat bertanya kepada teman satu kos lainnya, bahwa sejak pukul 18.00 WIB sepeda motor milik korban sudah tidak ada di parkiran kos.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Karena kehilangan sepeda motor, korban akhirnya melapor ke Polsek Umbulharjo. Kami kemudian melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, AKP Nuri Ariyanto, menambahkan para tersangka masuk melalui gerbang kos lalu kemudian mengambil sepeda motor korban.

Rumah kos yang menjadi sasaran dua tersangka ini pada saat kejadian memang tidak dalam kondisi terkunci.

“Setelah melapor, polisi mendapat petunjuk dari rekaman kamera CCTV,” imbuhnya.

Dari rekaman CCTV, BP dan MA terbukti melakukan aksi pencurian tersebut dengan cara mendorong sepeda motor milik korban hingga ke tempat persembunyiannya.

Berbekal informasi dari kamera pengawas, kedua tersangka berhasil diamankan sehari setelah kejadian pencurian.

BP diamankan di wilayah Singosaren, Banguntapan Bantul ketika sedang bekerja sebagai tukang las.

Kemudian MA diamankan di wilayah Tamanan, Banguntapan, Bantul.

“Pengkuan para tersangka barang bukti berupa sepeda motor Honda Scoopy itu dijual melalui online. Kami lakukan pencarian dan ketemu di Wirobrajan,” ungkap Nuri.

Atas perbuatannya itu, lanjut Nuri, para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 7 tahun. (*/tribun)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: