Muntah-muntah, Pria Misterius Ditemukan Tewas di Kios Salak Sleman

BNews—JOGJAKARTA— Seorang pria berusia 59 tahun meninggal dunia saat isirahat di kios salak Jalan Pulowatu-Turi, Karanganyar, Donokerto, Turi, Sleman pada Jumat (15/6) pukul 10.30WIB. Sebelum meninggal, korban diketahui sempat muntah-muntah dan tergeletak.

Saat itu, korban tak membawa identitas. Ciri-ciri pria misterius ini yakni mengenakan baju putih, celana krem dan sepatu kets merah.

Korban pertama kali ditemukan pemilik kios. Saat hendak membuka kiosnya, ia melihat korban duduk menghadap ke selatan sambil mutah-mutah dan tergelatak.

Setelah didekati sudah tidak bergerak. Kasus ini sekarang ditangani Polsek Turi.

Kapolsek Turi Iptu Aditya Permana mengatakan, semula korban Jumat (25/6) pagi pukul 08.00WIB. Korban mengendarai sepeda motor melaju dari arah barat ke timur di Jalan Pulowatu-Turi.

Sampai di Karanganyar, Donokerto, Turi berhenti di depan kios salak. Kios ini milik pedagang dengan inisial NG. Kepada pemilik kios, korban mengatakan ingin menumpang istirah lalu duduk di depan warung.

”Namun tidak lama, selanjutnya geser di kios salak yang ada di sebelah barat kios NG. Saat itu kios salak masih tutup, korban kemudian berbaring di meja kios salak itu,” ujar Aditya, Sabtu (26/6).

Pukul 10.30WIB, pemilik kios akan membuka kios salaknya kaget ada orang yang duduk menghadapi ke selatan sambil muntah-muntah. Setelah itu tergelak dalam posisi kepala ke arah timur sambil kejang-kejang. Selanjutnya tak begerak dengan posisi badan miring menghadap ke arah utara.

”Merasa curiga, saksi langsung mendekati korban dan setelah di dekati, tangan korban sudah berwarna biru dan ada bekas muntahan,” terangnya.

AG selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Puskesmas dan Polsek Turi. Petugas Polsek Turi bersama tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Hasil pemeriksaan korban sudah meninggal, namun tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayankara Polda DIY  utnuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Dugaan awal korban menderita penyakit jantung dan kambuh,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: