Nepal Van Java : Hoki, Komitmen dan Konsistensi
- calendar_month Sel, 1 Agu 2023

Nepal Van Java di Butuh Kaliangkrik Magelang lereng Gunung Sumbing
BNews-MAGELANG– Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi covid-19 beberapa waktu lalu merupakan “kiamat kecil” bagi hampir semua jenis usaha. Dan tidak terkecuali juga di sektor pariwisata.
Pandemi covid-19 telah menumbangkan sebagian besar bisnis pariwisata di tanah air. Ada yang bertahan tapi banyak juga yang tumbang akibat force majure yang datang secara tiba-tiba dan sama sekali tidak pernah kita prediksi ini.
Utamanya bagi para pelaku usaha pariwisata. Akan tetapi ada yang menarik perhatian publik, media, dan penulis; bahwa efek pandemi covid-19 tidak menyentuh. Dan bahkan malah menjadi titik balik bangkitnya geliat wisata di sebuah daerah tepatnya di lereng Gunung Sumbing.
Dimanakah itu? Tepatnya wisata Nepal Van Java.
Nepal Van Java adalah wisata yang identik dengan keindahan pedesaan berlatar Gunung Sumbing. Beralamatkan di Dusun Butuh Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang Jawa Tengah.
Bukan hanya memikat wisatawan domestik, tapi juga menjadi sorotan kaum mancanegara. Ya, kesejukan udara dan rumah-rumah penduduk yang bertumpuk khas perumahan di negeri Nepal; menjadi suguhan menarik di tempat ini. Apalagi, rumah-rumah itu tampak warna-warni, menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung.
Untuk diketahui bahwa sebelum Nepal Van Java Populer, dusun Butuh telah lama merintis usaha jalur Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Adapun usaha pendakian dan penggalian potensi dusun telah dimulai dari tahun 2017. Dusun Butuh waktu itu belum dikenal sebagai Nepal Van Java. Yang dikenal adalah jalur pendakiannya saja.
Disaat pandemi mengharuskan masyarakat untuk menghindari kerumunan dan pemerintah lebih menyarankan aktivitas luar ruangan daripada dalam ruangan; nyatanya hal ini menjadi kondisi yang menguntungkan bagi dusun Butuh.
Dan tanpa disangka tepatnya pada bulan Juni tahun 2019, ada salah seorang pendaki yang meng-upload video dusun Butuh menggunakan drone melalui platform media sosialnya. Yang akhirnya kemudian video itu viral sehingga dusun Butuh menjadi dikenal secara luas.
Sehingga sampai pada pemberian nama Nepal Van Java oleh warganet, yang kemudian mengiringi kesukesan-kesukesan dusun Butuh dalam mengembangkan desa wisatanya.
Fenomena viralnya Nepal Van Java dan kecerdasan Dusun Butuh dalam menangkap peluang ini membuat kita berfikir bahwa dalam era teknologi; keberhasilan kita bisa ditentukan oleh bagaimana kita memanfaatkan momentum dan kejelian menangkap peluang dari media sosial.
Sebuah platform yang sejatinya kita pakai hanya untuk berjejaring, nyatanya juga merupakan pasar yang sangat menjanjikan bagi semua jenis usaha.
Media sosial adalah alat yang bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kegiatan marketing kita. Walaupun semua itu tidak lepas dari yang namanya hoki, akan tetapi penulis percaya bahwa untuk sampai di titik keberhasilan itu; pelaku usaha harus berkomitmen dengan mimpinya dengan cara selalu berusaha menciptakan peluang-peluang.
Selain itu juga diperlukan konsistensi usaha untuk mewujudkannya, karena tanpa usaha yang konsisten, jangan harap kesempatan dan peluang itu datang menghampiri kita,
Penulis :
Nama : Nidaul Khusna
Jurusan : Prodi Komunikasi PJJ S1
Kampus : Universitas Cyber Asia
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar