Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » NGERI !! Kampung Mati di Yogyakarta, Tertinggal Satu KK Penghuninya

NGERI !! Kampung Mati di Yogyakarta, Tertinggal Satu KK Penghuninya

  • calendar_month Sel, 9 Mei 2023

BNews–JOGJA– Cukup ngeri, di Yogyakarta ada kampung mati yang hanya ditinggali 1 KK dan letaknya bukan di Gunungkidul. Namun ada di Kabupaten lainnya di Yogyakarta.

Salah satu Kabupaten di Jogja rupanya terdapat kampung mati, di mana satu kampungnya tidak lagi ditinggali banyak kepala keluarga.

Dilansir dari laman YouTube Jejak Bang Ibra, hanya ada satu KK yang nekat menetap dan masih tinggal di kampung tersebut.

Bukan hanya disebut sebagai kampung mati, namun jalanan untuk menuju area tersebut cukup hanya untuk satu orang saja; atau lebih tepatnya merupakan jalan setapak di tengah hutan.

Siapa sangka jika kampung unik tersebut bukan berada di Kabupaten Gunungkidul yang terkenal terpencil di Yogyakarta

Namun kampung mati tersebut berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Pada sebuah kampung yang dijuluki kampung mati atau Kampung Suci tersebut terdapat satu keluarga yang masih bertahan ketika rumah yang lain sudah kosong.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Warga menyebutnya kampung mati karena seperti sudah tidak ada lagi kehidupan di kampung tersebut, dan hanya ada satu rumah.

Menurut penuturan salah satu warga, kampung tersebut tadinya memiliki tujuh rumah yang ditinggali.

Namun, karena akses jalan yang rumit dan cenderung sulit dilewati kendaraan, maka tak heran jika banyak yang memiliki pindah ke tempat lain.

Dikutip dari channel YouTube Bang Ibra, kampung mati tersebut bahkan terletak di lereng pegunungan, jadi jalanan yang dilewati cukup naik, turun, dan harus berhati – hati.

Pemilik satu – satunya rumah di kampung mati tersebut yaitu Bapak Sumiran dan Ibu Sugiati, keduanya sudah tinggal di desa tersebut sejak 24 tahun.

Sementara sang istri, untuk pergi ke pasar menuturkan tidak melakukannya setiap hari, namun dua minggu sekali.

Meski jauh dari perkotaan, keduanya mengaku tidak takut dan merasa hidup damai.

Demikian info tentang satu KK yang masih tinggal di kampung mati yang ada di Yogyakarta, bukan di Gunungkidul melainkan di Kulon Progo. (*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less