Nusyirwan : Tol Bawen – Jogja Harus Kaji Dampak Pada Lahan Produktif

BNews—BOROBUDUR— Rencana pembangunan tol Bawen – Jogja yang melintasi Magelang terus dikaji. Anggota DPR RI Nusyirwan Soejono mengatakan, perlu kajian mendalam karena jalur tol bakal melintasi kawasan wisata dan lahan produktif.

 

”Sekarang dalam tahap perencanaan dan evaluasi jalur yang paling tepat dan layak dilalui,” kata Nusyirwan Soejono disela-sela kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Senin (12/2).

 

Legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, pembangunan tol sepanjang 77 kilometer tersebut jangan sampai mengancam sektor pariwisata dan pertanian. Beberapa kecamatan terdampak rencana pembangunan tol diantaranya melintasi Kecamatan, Ngluwar, Muntilan, Mungkid, Borobudur, Candimulyo, Tegalrejo, Secang dan Grabag.

”Tentu menjadi pertimbangan dan harus diiringi dengan tinjauan karena jalur yang digunakan beraspek lingkungan,” terang Nusyirwan.

Imbuhnya, dalam pelaksanaan pembangunan tol nantinya, Nusyirwan meminta pengerjaan proyek infrastruktur harus dikerjakan tanpa meninggalkan persyaratan dan kaidah teknis. Meski harapan percepatan pembangunan diinginkan, namun kelayakan dan keselamatan tetap menjadi prioritas.

”Kalau minta cepat bukan sesuatu yang istimewa karena ingin segera digunakan tapi jangan sampai mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan,” imbuhnya.

Rencananya, tol Bawen – Jogja akan dimulai pembangunan fisik tahun 2018 dan dioperasionalkan di tahun 2020. Pembangunan dilakukan dalam tiga tahap dibangun mulai dari Bawen – Secang, Secang – Borobudur, dan Borobudur DI Jogjakarta. (han)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: