Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 21 Desa Di Kabupaten Magelang Ikuti Apresiasi De-Gemes 2026

21 Desa Di Kabupaten Magelang Ikuti Apresiasi De-Gemes 2026

  • calendar_month 0 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang menggelar Apresiasi Desa Gemar Mengelola Sampah (De-Gemes) tahun 2026. Acara ini diikuti 21 desa  yang tersebar di 21 Kecamatan se-Kabupaten Magelang.

Ajang ini menjadi bentuk penghargaan bagi desa-desa yang aktif dan inovatif melakukan pengelolaan sampah, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan konservasi air, serta memanfaatkan pekarangan secara optimal agar bersih dari sampah.

“Sebanyak 21 desa dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang turut ambil bagian dalam kompetisi yang bertujuan menciptakan lingkungan  bersih, sehat  dan mandiri,” kata  Soko Wibowo selaku Plh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PSPKLH) DLH Kabupaten Magelang, saat Rapat koordinasi penjurian De-Gemes di kantor DLH.

Dia menyebut, pelaksanaan penilaian De-Gemes mulai 28 Maret hingga 13 Mei 2026. Ajang ini merupakan program inovatif DLH  yang harapannya dapat menjadi embrio bagi Program Kampung Iklim (Proklim).

Melalui De-Gemes, diharapkan dapat  mendorong desa menjadi lebih mandiri dalam mengelola sampah dan limbah rumah tangga. Kedepan, program ini dapat menciptakan kader lingkungan yang memiliki kemampuan teknis dalam menciptakan pemukiman yang layak huni, bersih, dan sehat.

“Sehingga mendorong optimalisasi bank sampah agar memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Ke 21 desa yang siap mengikuti De Gemes tahun ini, meliputi Desa Kalegen (Kecamatan Bandongan); Desa Wanurejo (Borobudur); Desa Giyanti (Candimulyo); Desa Sengi (Dukun); Desa Seworan (Grabag); Desa Ngendrosari (Kajoran); Desa Ngargosoko (Kaliangkrik); Desa Jogonegoro (Mertoyudan); Desa Bumirejo (Mungkid); Desa Gondosuli (Muntilan); Desa Selomerah (Ngablak); Desa Somokaton (Ngluwar); Desa Daleman Kidul (Pakis); Desa Jumoyo (Salam); Desa Sriwedari (Salaman); Desa Gondowangi (Sawangan); Desa Pancuranmas (Secang); Desa Ngargosoko (Srumbung); Desa Tempurejo (Tempuran); Desa Sidorejo (Tegalrejo); dan Desa Kembangkuning (Windusari).

Soko Wibowo mengungkap tujuan De Gemes yakni untuk mewujudkan dan menghadirkan pemukiman dengan lingkungan bersih, sehat dan mandiri dalam mengolah sampah maupun limbah dan perencanaan sanitasi rumah tangga. Serta melakukan kaderisasi warga peduli lingkungan yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknis dasar untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.

“Menciptakakan masyarakat yang peduli akan lingkungan bersih, serta mengoptimalkan bank sampah, sehingga bisa bisa mempunyai nilai ekonomi,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengendali  Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Magelang, Sambodo menambahkan, penilaian dalam ajang De-Gemes ini meliputi sejumlah  indikator. Antara lain besaran anggaran pengelolaan sampah tingkat desa; kebijakan kepala desa; konservasi air (sumur resapan, biopori, dan sumber mata air); sanitasi rumah tangga; pengelolaan limbah; pemanfaatan pekarangan untuk penghijauan; hingga inovasi lingkungan dan video dokumentasi kegiatan.

Sedangkan bobot dalam Apresiasi De-Gemes,  untuk kategori Desa Berbudaya Lingkungan, Desa Ramah Lingkungan, Desa Sadar Lingkungan dan Desa  Siaga Lingkungan. Dari 21 desa tersebut, diambil sebanyak enam pelaksana terbaik, yakni Pelaksana Terbaik I, Terbaik II dan Pelaksana Terbaik III. Pelaksana Terbaik Harapan I, Terbaik Harapan II dan Terbaik Harapan III.

Dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Robiul Fitri Masithoh yang juga terlibat dalam kegiatan ini menambahkan, pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga. Masalah sampah tidak hanya terjadi di Magelang, tapi di berbagai daerah. Solusinya harus dimulai dari hulu.

“Desa harus menjadi motor penggerak dengan pengelolaan berbasis masyarakat, seperti bank sampah atau pendirian TPS3R,” pungkasnya. (al

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less