Pamit Petik Jengkol, Warga Tegalrejo Magelang Meninggal Dunia Di Atas Pohon
- calendar_month Kam, 7 Sep 2023

Basarnas Borobudur dan Damkar Kabupaten Magelang saat evakuasi pria di Tegalrejo meninggal dunia di atas pohon saat memetik jengkol
BNews-MAGELANG- Seorang pria bernama Asrofi (56) asal Dusun Clapar RT 8 RW 5 Desa Purwodadi Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang meninggal dunia saat memanen buah jengkol pada Rabu (06/9/2023).
Korban meninggal saat memanen buah jengkol di kebun yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Pada pukul 13.00 WIB, jenazah korban ditemukan tersangkut di atas pohon.
Petugas Damkar Kabupaten Magelang, Yoga Subarkah membenarkan kejadian tersebut. “Peristiwa tersebut dimulai saat Asrofi pamit kepada sang istri untuk memanen buah jengkol di kebun. Ssekira pukul 09.00 WIB,” katanya.
Lalu sekitar pukul 13.00 WIB, seorang saksi bernama Aminah melihat korban tersangkut di atas pohon.
Aminah lalu memanggil Asrofi, namun tak menjawab. Kemudian saksi memanggil warga untuk mencari pertolongan.
Warga kemudian melaporkan ke Damkar Kabupaten Magelang dan SAR Gabungan yang langsung turun ke lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi korban. Namun nahas, tubuh korban yang masih tersangkut di pohon tersebut sudah tidak bernyawa.
Sementara Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menambahkan, korban diduga mengalami sakit saat di atas pohon.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Diduga korban mengalami serangan jantung tidak ketahuan lalu pingsan diatas pohon,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.
Dia mengatakan, Unit Siaga SAR Borobudur memberangkatkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pertolongan disertai alut SAR vertikal untuk menolong korban.
Upaya pertolongan dengan menggunakan tangga panjang guna memanjat untuk memasang ancore di atas dengan ketinggian kurang lebih 6 meter. Kemudian korban dipasang tali pengalaman lalu diturunkan dengan sistem lowering
“Setelah upaya tim SAR gabungan pukul 15.40 WIB korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya dibawa ke rumah duka” ucap Heru Suhartanto.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati saat hendak melakukan aktivitas yang tertentu yang berbahaya. (*)
VIDEO EVAKUASI :
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar