Pasar Raya Jawa Tengah 2026 Resmi Bergulir, Tampilkan 61 Pertunjukan Seni dan 100 Karya Lukis
- calendar_month 37 menit yang lalu

Pasar Rakyat dan Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
BNews-JATENG – Pasar Rakyat dan Budaya (Pasar Raya) Jawa Tengah 2026 resmi dibuka di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kota Surakarta, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.
Pasar Raya Jawa Tengah 2026 menghadirkan ratusan karya seni lintas disiplin, pertunjukan budaya tradisional, bazar UMKM, hingga wahana permainan rakyat yang dapat dinikmati masyarakat selama penyelenggaraan acara.
Tampilkan Ratusan Karya Seni dan Puluhan Pertunjukan Budaya
Selama penyelenggaraan, Pasar Raya Jawa Tengah 2026 menampilkan berbagai karya seni dari para seniman di Jawa Tengah.
Sebanyak 61 penyaji seni lintas daerah akan tampil dalam berbagai pertunjukan, didukung 24 grup band, 100 karya seni lukis, 15 karya instalasi seni, serta tiga karya patung.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan seni rakyat dan budaya tradisional yang melibatkan 10 kelompok seni lesung, lima kelompok reog, dan lima kelompok barongsai.
Tidak hanya menyuguhkan hiburan budaya, kegiatan ini juga menghadirkan bazar UMKM dengan 50 stan produk lokal kreatif serta wahana permainan rakyat yang menjadi daya tarik bagi keluarga.
Sekda Jateng Ajak Masyarakat Cintai Budaya
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan Pasar Raya Jawa Tengah 2026 menjadi ruang bagi para seniman untuk menampilkan karya sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya.
“Harapannya bisa dilihat dan dinikmati masyarakat, sehingga muncul rasa cinta terhadap budaya. Karena kunci dari pelestarian adalah rasa cinta terhadap budaya itu sendiri,” ujar Sumarno saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada pembukaan Pasar Raya Jawa Tengah 2026.
Menurutnya, Taman Budaya Jawa Tengah dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan ruang yang inklusif bagi para seniman dan budayawan untuk berlatih serta berekspresi.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mengenal sekaligus ikut melestarikan seni dan budaya tradisional.
“Kami berharap masyarakat bisa hadir di sini, menikmati kekayaan budaya dan seni yang dimiliki Jawa Tengah. Mari kita lestarikan bersama-sama,” pungkasnya.
Perkuat Ekosistem Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan TBJT merupakan ruang hidup kebudayaan sekaligus tempat berkembangnya kreativitas para seniman.
“Pasar Raya ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi lintas pihak. Apabila ekosistem budaya tumbuh, dampaknya akan jauh lebih luas bagi ekonomi dan kearifan lokal,” ujar Hanung.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Jawa Tengah, Marlia Yulianti Rosyidah, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memajukan kebudayaan melalui penyelenggaraan Pasar Raya 2026.
Ia menambahkan, Kementerian Kebudayaan terus memperkuat ekosistem kebudayaan di Jawa Tengah melalui revitalisasi ruang budaya, Dana Indonesia Raya; serta Fasilitas Pemajuan Kebudayaan (FPK).
Dalam kesempatan tersebut, Marlia juga menyampaikan bahwa sebanyak 38 Warisan Budaya Takbenda (WBTB) asal Jawa Tengah berhasil lolos pada tahap penilaian tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti pada penetapan status semata, tetapi terus dihidupkan, dipraktikkan, dan diwariskan kepada; generasi penerus sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengunjung Apresiasi Fasilitas Pasar Raya
Salah seorang pengunjung, Rebecca Dian, mengaku senang menghadiri Pasar Raya Jawa Tengah 2026 bersama keluarganya.
Ia menilai fasilitas yang tersedia cukup nyaman, terutama area permainan bagi anak-anak yang bersih dan tertata.
“Permainan anak-anaknya keren dan tempatnya bersih. Yang penting itu areanya bersih. Kalau buat anak-anak jadi nyaman,” tuturnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar