Pastikan Kembali Arah Kiblat Shalat Mulai Hari Ini Hingga Kamis, Begini Penjelasannya

BNews—NASIONAL—BMKG memaparkan mulai hari ini, Selasa hingga Kamis (14-16/7/2020), Matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah. Peristiwa ini dapat dimanfaatkan untuk kalibrasi arah kiblat oleh umat Islam di Indonesia.

BMKG menjelaskan posisi Ka’bah berada di 21o 25’ 21” LU dan 39o 49’ 34” BT. Dalam rentang satu tahun, Matahari akan posisi seperti itu sebanyak dua kali.

Kali ini, puncak Matahari tepat berada di atas Ka’bah pada 15 Juli 2020 pukul 12.27 waktu Arab Saudi. Di Indonesia pukul 16.27 WIB, pukul 17.27 WITA, atau pukul 18.27 WIT.

Sementara waktu toleransinya adalah pada tanggal 14 – 16 Juli 2020. Sebelumnya, peristiwa yang sama juga terjadi pada tanggal 27-28 Mei lalu pukul 16.18 WIB.

Selanjutnya waktu kalibrasi arah kiblat untuk wilayah Indonesia Timur dan sebagian Indonesia Tengah terjadi pada saat Matahari sudah terbenam. Karenanya, bagi umat Islam yang berada di wilayah tersebut, perlu dilakukan kalibrasi arah kiblat selain tanggal tersebut.

BMKG menyarankan warga di Indonesia Timur dan sebagian Indonesia Tengah untuk kalibrasi arah kiblat pada tanggal 28 November 2020 pukul 00.09 waktu Arab Saudi atau pukul 04.09 WIB, pukul 05.09 WITA, atau pukul 06.09 WIT. Waktu toleransinya adalah pada tanggal 27-29 November 2020.

Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk kalibrasi arah kiblatnya. Prosesnya antara lain dengan menyesuaikan jam yang akan digunakan dengan jam atom bmkg di http://jam.bmkg.go.id atau http://ntp.bmkg.go.id.

Kemudian, menggunakan alat yang dapat dijadikan tegak lurus pada tanah yang datar. Alat ini bisa berupa bandul yang digantung atau tiang pancang atau dinding bangunan yang benar-benar tegak lurus terhadap tanah yang datar.

Selanjutnya lakukan proses kalibrasi dari lima menit sebelum waktu yang ditentukan, hingga lima menit sesudahnya. Dengan puncak kalibrasi pada waktu-waktu yang sudah ditentukan.

Perhatikan arah bayangan yang terjadi pada alat yang digunakan. Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat, garis yang ditarik itulah arah kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi Matahari saat tepat berada di atas Ka’bah.

Download Musik Keren Disini

Selain itu, juga dapat menggunakan aplikasi dari Google bernama Qibla Finder untuk membantu menentukan arah kiblat. Yakni dengan membuka situs qiblafinder.withgoogle.com. kemudian mengakses untuk GPS dan kamera.

Langkah tersebut dapat mengkalibrasi dengan mengikuti arah garis panjang biru yang akan menuntut langsung ke kiblat yang berada di Mekah, Arab Saudi. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: