Pemkab Magelang Luncurkan Aplikasi Jelajah Magelang di Playstore

BNews–MUNGKID– Dalam rangka memperingati HUT Kota Mungkid ke-35 dan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melaunching Aplikasi Jelajah Magelang di Gedung PDAM Kabupaten Magelang Kamis, (21/3). Pemerintah berharap keberadaan pers dapat mendorong ekosistem ekonomi digital kerakyatan.

 

Melalui Dinas Kominfo, Pemkab Magelang telah bekerjasama dengan satgas medsos Kementerian Kominfo RI dalam menangkal berita-berita hoax. Masyarakat diajak untuk bijak bermedia sosial dengan menciptakan konten-konten positif dan tidak ikut serta menyebarkan berita hoax (berita tidak benar).

 

”Memasuki era four point zero, kami memfokusan pada dua hal yaitu pembangunan infrastruktur smart city dan peningkatan literasi media masyarakat,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Sugiyono.

 

Bupati Magelang melalui Plt Asisten Pemerintahan Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PWI Provinsi Jawa Tengah kepada Pemkab Magelang dalam penyelenggaraan Hari Pers Nasional tahun 2019 dan konferensi PWI tingkat Jawa Tengah di Magelang.

 

”Kami berharap kerjasama akan terus terjalin dan semakin berkembang demi kemajuan pembangunan dan peradaban masyaraat Indonesia, serta bermanfaat bagi para insan pers di Jawa Tengah,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora).

 

Salah satu upaya dalam mewujudkan Indonesia maju di tahun 2030 dilakukan dengan memberikan literasi media agar masyarakat memanfaatkan internet guna meningkatkan ekonomi. Dampak media massa akan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.

 

“Dengan launchingnya Aplikasi Jelajah Magelang diharapkan masyarakat dapat dengan mudah memeroleh seluruh informasi akurat dan up to date seputar Kabupaten Magelang, baik dalam informasi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, termasuk kuliner, hotel, oleh-oleh dan seni budaya serta yang lainnya,” ujar Iwan.

 

Inovasi-inovasi baru memang dibutuhkan publik sebagai pengembangan diri, keluarga, maupun komunitas masyarakat itu sendiri. Jurnalisme pembangunan merupakan sebuah perwujudan baru yang membuka relasi antara pers, masyarakat, dan terutama untuk mereka yang berhak atas apapun informasi yang kemudian disampaikan oleh pers.

 

“Inspirasi inilah yang kemudian melahirkan jurnalisme yang lebih berpihak kepada kebutuhan publik. Apapun yang muncul dari pemerintah, selagi bersinggungan dengan kepentingan publik, pasti disampaikan oleh media,” kata Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud.

 

Acara pembukaan HPN tingkat Provinsi Jawa Tengah dan HUT Kota Mungkid ke-35 ini juga dihadiri oleh PWI dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Tengah, serta dimeriahkan dengan aneka kesenian daerah seperti Gojek Bocah, Guyonan Waton, dan Tari Jaranan.(Magang 1 /bsn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: