Pemkab Magelang Serahkan RAPBD Tahun 2021 Kepada DPRD

BNews—MUNGKID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mengusung tema ”Peningkatan Kesejahteraan Melalui Pemerataan Infrastruktur Publik” untuk pembangunan tahun 2021. Guna mewujudkan yang sesuai dengan visi misi pembangunan Kabupaten Magelang 2019-2024.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyebut, infrastruktur publik dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi baik melalui peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat maupun menarik adanya investasi. Yang mana pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Karena adanya kejadian luar biasa berupa Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 ini, berdampak signifikan terhadap aspek kesehatan, sosial masyarakat dan melemahnya perekonomian mikro maupun makro,” katanya saat rapat paripurna RAPBD Kabupaten Magelang Tahun Anggaran (TA) 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Magelang, Senin (16/11/2020).

Dia menjelaskan, penyusunan RAPBD Kabupaten Magelang TA 2021 berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah. Kemudian Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah TA 2021. Selain itu juga pada peraturan perundangan lainnya serta peraturan perundangan yang mengatur penanganan Covid-19.

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, lanjut Zaenal, prioritas pembangunan tahun 2021 meliputi 10 program unggulan. Meliputi, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, prioritas kehidupan beragama dan berakhlak mulia. Pengembangan pertanian, pariwisata, dan usaha kecil dan menengah, sarana dan prasarana infrastruktur publik, birokrasi dan tata kelola pemerintahan, ketentraman ketertiban dan penanggulangan bencana, serta kepemudaan dan olahraga.

Lebih lanjut, Zaenal menyampaikan Raperda tentang APBD Kabupaten Magelang TA 2021 diantaranya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) total sebesar Rp 291.447.681.781, Pendapatan Transfer sebesar Rp 2.036.384.738.406, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 114.269.600.000.

”Sehingga seluruh pendapatan direncanakan sebesar Rp 2.442.102.020.187,” imbuh dia.

Loading...

Sementara Rencana Belanja Tahun 2021 sebesar Rp 2.506.536.203.701. Untuk pembiayaan, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 70.138.183.514 (berasal dari SilPa TA sebelumnya), pengeluaran pembiayaan TA 2021 sebesar Rp 5.704.000.000 digunakan untuk penyertaan modal daerah. Atas perhitungan tersebut pembiayaan netto sebesar Rp 64.434.183.514 dapat digunakan untuk menutup devisit anggaran. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: