Pemprov Jateng Gelar Istighosah Tangkal Wabah Corona

BNews—SEMARANG— Pemerintah provinsi Jawa Tengah melakukan segala upaya untuk menangkal virus corona. Mulai langkah antisipatif dalam system kesehatan juga melakukan doa bersama dan istighosah.

Kemarin malam, Pemprov Jateng menggelar istighosah di Gradhika Bhakti Praja Semarang. Acara dihadiri oleh Wabub Jateng Taj Yasin Maimoen.

Taj Yasin mengatakan pada zaman Rasulullah, pernah terjadi wabah penyakit. Rasulullah menyampaikan, apabila ada warga yang meninggal karena diserang wabah tersebut, maka ganjarannya adalah mati Syahid.

“Dibalik musibah, Rasulullah memberikan semangat dengan mati syahid. Karena itu, kita tidak perlu khawatir berlebihan dengan menghindari silaturrahim dan pertemuan,” pungkasnya.

“Data dunia saat ini, corona menjangkiti sebanyak 94.752 orang. Tetapi 50 persen sudah dinyatakan sehat dan 3.249 meninggal dunia. Di Indonesia yang terjangkit 26 orang, namun 21 di antaranya dinyatakan tidak mengidap corona, 2 positif corona, sisanya masih dalam tahap pengawasan,” kata Wagub.

Melihat data tersebut,  corona merupakan penyakit yang bisa disembuhkan. Karenanya, masyarakat tidak perlu terlampau khawatir. Apalagi pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah sudah siap menangani pasien corona.

“Di tingkat provinsi Jateng, ada 10 rumah sakit yang dijadikan rujukan untuk siaga. Kita sudah cek ruang isolasinya dan penanganan yang sesuai dengan standar WHO. Artinya pemerintah sudah berupaya dan masyarakat tidak perlu khawatir beraktivitas,” jelasnya.

Loading...

Pemerintah saat ini justru mengkhawatirkan pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi. Misalnya,  menjual masker dengan harga yang tinggi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus permainan harga di Kota Semarang. Memanfaatkan situasi seperti ini bisa dihukum. Kita harus jernih menjaga dan saling menguatkan,” ujarnya. (lhr/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: