Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Penerapan Kurikulum Merdeka, ini Harapkan Pemkab Magelang Kepada Seluruh Stakeholder

Penerapan Kurikulum Merdeka, ini Harapkan Pemkab Magelang Kepada Seluruh Stakeholder

  • calendar_month Kam, 13 Jul 2023

BNews-MAGELANG- Bupati Magelang Zaenal Arifin bersama jajaran Forkompimda dan OPD terkait membuka kegiatan rapat kerja; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, yang dilaksanakan tanggal (12-14) Juli bertempat di Grand Artos Hotel.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan, untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter; tentu tidaklah mudah, tantangan demi tantangan terus datang silih berganti, mulai dari era revolusi industri, pandemi Covid-19 hingga Era Society 5.0. (five point zero).

“Untuk menjawab tantangan itu, maka kami memandang, diperlukan terobosan dalam sistem pendidikan yang bisa melahirkan generasi unggul. Seperti, melalui pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, pelatihan dan peningkatan kualitas tenaga pengajar; dan juga melalui kurikulum merdeka bagi para peserta didik, guna menyongsong generasi emas tahun 2045,” kata, Zaenal Arifin.

Terkait dengan hal tersebut, sebagaimana pada tema rapat kerja kali ini yaitu, ‘Bersama Menguatkan Kurikulum Merdeka; Wujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter’ Pemerintah Kabupaten Magelang sangat menaruh harapan pada seluruh stakeholder; agar mampu beradaptasi dengan adanya perubahan tatanan kehidupan tersebut,

“Dan hal ini ”menjadi suatu keharusan” dimana kita di tuntut untuk bekerja lebih cepat dan tepat, termasuk didalamnya pada urusan penyelenggaran bidang pendidikan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Zaenal menyampaikan bahwa kurikulum merdeka belajar diharapkan bisa menjawab atas terjadinya transformasi komprehensif; pada keseluruhan aspek, terutama tuntutan sumber daya manusia agar mampu bersaing dan beradaptasi demi mewujudkan generasi emas tahun 2045.

Kemudian, penguatan pendidikan karakter, yang merupakan sebuah gerakan pendidikan di sekolah, sekaligus sebagai platform pendidikan nasional; meletakkan pendidikan karakter sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan sebagai dasar untuk memperkuat karakter siswa.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Tentunya, itu semua harus dengan pelibatan masyarakat, melalui pendidikan jalur formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan keragaman budaya Indonesia.

Selain itu, yang tidak boleh dilupakan juga tentang budaya, yang mana budaya sangat memegang peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa.

Kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan dan keberagaman kebudayaan, merupakan kekayaan; dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah dinamika perkembangan dunia.

“Melalui rapat kerja ini kami berpesan, agar para guru untuk selalu mengajarkan budaya lokal kepada peserta didik; demikian juga para pelajar dan generasi muda agar mempelajari budaya di Kabupaten Magelang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, harus berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan budaya lokal,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Zaenal juga menekankan kepada para guru agar selalu membimbing para peserta didiknya; dengan lebih optimal sehingga tidak ada lagi tindak kekerasan yang melibatkan anak usia sekolah di wilayah Kabupaten Magelang.

“Maka saya minta supaya tidak ada lagi nanti kejadian tawuran, perang sarung dan lain sebagainya yang melibatkan anak usia sekolah; di wilayah Kabupaten Magelang,” tegas, Zaenal.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menyampaikan; tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang efektif antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang dengan Stakeholder agar terjalin koordinasi dan kerjasama yang baik dalam rangka optimalisasi kegiatan dan pelayanan pendidikan di Kabupaten Magelang.

Kemudian mengidentifikasi permasalahan, kendala/hambatan dalam pelayanan pendidikan serta mencari solusinya; dengan menyusun rencana dan strategi kegiatan dan mengoptimalkan kinerja dalam pelaksanaan fungsi pelayanan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada kesempatan tersebut, Slamet Achmad Husein juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Magelang; karena per bulan Juni 2023 seluruh kepala sekolah SD dan SMP negeri di Kabupaten Magelang udah terisi sepenuhnya dan tidak ada kekosongan.

“Jumlah guru PPPK yang sudah ada di Kabupaten Magelang saat ini sebanyak 2.824. sementara jumlah tenaga pendidik ASN totalnya sebanyak 4.232,” paparnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less