Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Penerjung Payung TNI Jatuh Di Atap Rumah Warga di Blitar, Responnya Mengejutkan

Penerjung Payung TNI Jatuh Di Atap Rumah Warga di Blitar, Responnya Mengejutkan

  • calendar_month Sab, 2 Des 2023

BNews-NASIONAL– Seorang penerjun payung TNI jatuh di atap rumah warga di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Senin (27/11). TNI menyatakan bahwa warga yang merupakan pemilik rumah tidak meminta ganti rugi.

Pernyataan ini diberikan oleh TNI melalui keterangan pers tertulisnya kepada awak media pada Jumat, 1 Desember 2023.

Pemilik rumah tersebut bernama Nasikin, warga Desa Gembongan, Ponggok, Blitar. Atap rumahnya rusak dan antena miliknya patah karena terkena parasut prajurit TNI.

Namun yang menarik, Nasikin dan warga sekitarnya justru tidak meminta ganti rugi, tetapi malah berkolaborasi; untuk menyiapkan nasi bungkus bagi 211 personel TNI yang sedang melaksanakan latihan tersebut.

Komandan Koramil (Danramil) Ponggok, Kapten Inf Slamet Gunarto mengungkapkan bahwa sebenarnya zona pendaratan; di Desa Gembongan berada 50 meter dari lokasi pendaratan prajurit TNI di atap rumah warga tersebut.

“Ia (Serda S) adalah anggota Batalyon Infanteri Para Raider 501 Madiun yang sedang menjalani latihan terjun taktis. Dari 211 personel yang ikut latihan, hanya ia (Serda S) yang mendarat di luar zona yang ditentukan. Biasanya, hal ini terjadi karena adanya angin kencang di langit,” kata Kapten Slamet Gunarto dalam keterangan pers.

Lebih lanjut, Danramil mengungkapkan rasa terharunya karena warga tidak hanya menuntut ganti rugi, tetapi malah menyediakan nasi bungkus untuk peserta latihan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Saya sendiri yang bertemu dengan Pak Nasikin tadi. Beliau berkata bahwa tidak masalah (atap dan antena rusak), yang penting penerjunnya selamat. Bahkan, warga dengan cepat membantu prajurit kami ketika melihat parasutnya terjebak di kabel listrik,” ujar Slamet.

Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu ada dalam hati rakyat. Kerugian materi yang dialami akibat insiden tersebut tidak menjadi permasalahan bagi warga di Jombang. Malah, warga dengan sukarela bersama-sama mengeluarkan uang untuk membuat ratusan nasi bungkus yang akan diberikan kepada para prajurit sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan TNI. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less