Perankan Korban Rohingnya Pelajar Galang Kepedulian

BNews–MUNGKID– Sejumlah orang nampak berpakaian compang camping. Wajah mereka kusut. Badan mereka penuh darah.

Mereka tak kuasa melakukan apapun. Hanya terkapar dan berteriak teriak kesakitan. Minta tolong untuk diselamatkan.

Beberapa orang justru tidak peduli. Orang-orang berpakaian milter terus menghajar bahkan membunuh orang-orang tak berdaya itu. “Tolong…..,” teriak salah satu korban.

Ya, aksi itu merupakan bagian dari teatrikal korban kasus kemanusiaan di Rohingnya, yang digelar oleh siswa SMA IT Ihsanul FIkri Pabelan Mungkid. Mereka menggelar aksi di sepanjang jalan masuk menuju komplek yayasan Ihsanul FIkri di Pabelan Mungkid.

Aksi itu digelar tanpa alasan. MEreka ingin mengajak masyarakat yang ada disekitar tersebut berempati. Membantu saudara-saudara di Rohingnya Myanmar yang jadi korban kekerasan.

Sontak aksi itu mengundang ketertarikan warga dan pengguna jalan. Sejumlah pengendara memelankan kendaraannya untuk menyaksikan aksi itu. Beberapa juga memberikan sumbangan melalui kotak sumbangan yang telah disediakan.

“Melalui aksi ini bisa menggugah kesadaran dan kepedulian warga, baik sekitar pondok atau dunia,” tutur Pimpinan Ponpes Ihsanul Fikri, Ust. Kasban, Lc.

Selain melalui aksi, sebelumnya, telah diadakan galang dana melalui menonton film, munashoroh, dll, yang berhasil mengumpulkan dana puluhan juta rupiah. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: