Perbatasan Magelang-Kulonprogo Diperketat 24 Jam

BNews—KULONPROGO— Bagi warga Magelang dan Jogjakarta, jangan berpikir bila pengetatan perbatasan hanya dilakukan di jalur utama Jateng-DI Jogjakarta. Petugas keamanan dan tim medis kini juga melakukan pengetatan di perbatasan jalur alternatif antarprovinsi, tepatnya di wilayah Jagalan, Kalibawang.

Pantauan Boronbudur News, Posko Terpadu Pemeriksaan Covid-19 telah dioperasikan sejak hari Jumat, 1 Mei 2020. Posko tersebut difungsikan untuk mendata kendaraan bernomor polisi luar daerah. Utamanya bagi pengendara yang masuk ke Kulonprogo dari wilayah Magelang.

Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo Bowo Pristiyanto menjelaskan, posko tersebut dijaga selama 24 jam. Petugas yang stand by disana yakni personel gabungan TNI-Polri, tim kesehatan dan relawan.

”Mereka bertugas menghentikan setiap kendaraan dari luar daerah yang melintas untuk diperiksa dan didata terkait maksud tujuan datang ke Kulonprogo,” jelas Bowo, Selasa (5/5).

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh pengendara untuk memastikan bahwa mereka tidak menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Pengecekan kondisi kesehatan juga turut dilakukan.

”Ini merupakan salah satu protokol pencegahan penyebaran covid di Kulonprogo,” katanya.

Ia mengungkapkan, arus kendaraan yang melintas di jalur tersebut masih kondusif. Artinya, belum ditemukan adanya tanda-tanda keramaian dan masih seperti hari-hari biasanya.

”Masih lebih banyak kendaraan plat DI Jogjakarta. Kalaupun luar Jogjakarta, rata-rata berasal dari Kabupaten Magelang dan sekitarnya,” ungkapnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: