Perjalanan Personil Tagana Magelang Terjun Bantu Korban Gempa Bumi Cianjur

BNews–MAGELANG-– Diketahui bersama, pada hari Senin 21 November 2022 lalu  telah terjadi bencana alam gempa bumi yang berkekuatan 5.6 SR . Dengan pusat gempa di 10 km barat daya Kabupaten  Cianjur, Jawa barat.

Merespon kejadian tersebut koordinator Tagana Kabupaten Magelang Murwanto memerintahkan untuk menyiapkan personil. Hal itu untuk diberangkatkan membantu penanganan korban gempa di Cianjur.

“Awal tim sebanyak 13 personil Tagana Kabupaten Magelang langsung lakukan persiapan di Markas komando berlokasi di Tea tanjung,Muntilan. Dan saat itu kami mendapat update laporan dari BPBD Cianjur bahwa banyak korban yang meninggal dunia dan ribuan orang mengungsi,” katanya.

Mengetahui bencana alam tersebut berdampak begitu besar, lanjutnya tentunya saat itu segera diperlukan pemberangkatan personil.

“Kemudian diterbitkan surat tugas 13 personil dengan nomor 2/2/tag.Mgl/sr.tg/X/2022.  Tim kami berangkat dengan difasilitasi oleh Sentra Antasena Magelang,” ujarnya.

Saat itu apel keberangkatakan dilepas secara langsung oleh Kepala Sentra Antasena Magelang, Agung Suhartoyo MSi.

Dalam sambutannya, Agung mengatakan bahwa ada perintah dari Menteri Sosial saat kunjungan di Gunung Kidul.  “Perintah itu yakni memberangkatkan tim Tagana. Yakni 13 personil dari Kabupaten Magelang, 5 personil dari kota Magelang dan didampingi 2 orang dari Sentra Antasena Magelang,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dengan menggunakan dua kendaraan elf dan mobil RTU tim berangkat dengan masa tugas 5 hari.

Setibanya di lokasi, kata Murwanto tim langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan. “Hal ini termasuk koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dan Posko Taganan pusat yang berada di lokasi,” ujarnya.

Murwanto menceritakan, bahwa tim selanjutnya bergerak secara tekni lapanga. “Kami lakukan pendistribusian tenda-tenda hingga mendirikan. Lalu droping logistik di sejumlah kantor Desa di Cianjur; antara lain Desa Benjot Cugenang, Cikancana Gekbrong, kantor Kecamatan Gekbrong, dan lainnya lagi,” paparnya.

Selanjutnya pada tanggal 26 November 2022, kata Murwanto pihaknya kembali meminta personil dari Magelang untuk menyusul ke Cianjur. “Pada kloter kedua ini ada 15 personil diberangkatkan ke Cianjur dari Magelang,” ungkapnya.

Pada tim kedua ini, kata Murwanto tidak hanya membawa tenaga saja. Tetapi juga sejumlah bantuan.

“Tim kedua ini membawa bantuan berupa donasi dari CV Barokah Merapi sebesar Rp 10 juta. Lalu dari  Pemerintah Desa Dukun sebesar Rp 25 juta dan sumbangan anggota Tagana Jawa tengah Rp 5 juta,” terangnya.

Selanjut bantuan uang tersebut,  diwujudkan dalam bentuk berbagai macam kebutuhan. Diantaranya sembako, Peralatan dapur, mainan anak-anak.

“Ada juga  Selimut, baju juga peralatan sekolah anak. Setelah semua bantuan tersalurkan, maka tanggal 28 November 2022 kami semua personil kembali pulang,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: