Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Polbangtan Yoma Rayakan 7 Tahun! Mahasiswa & Dosen Dapat Apresiasi Khusus, Ini Alasannya!

Polbangtan Yoma Rayakan 7 Tahun! Mahasiswa & Dosen Dapat Apresiasi Khusus, Ini Alasannya!

  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025

BNews–MAGELANG – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan Yoma) merayakan Dies Natalis ke-7 dengan penuh semangat dan optimisme.

Acara pembukaan digelar di kampus Polbangtan Yoma Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu (28/6/2025), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, yang mewakili Bupati Magelang.

Dalam sambutannya, Adi Waryanto menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Polbangtan Yoma atas perjalanan tujuh tahun institusi ini.

“Tujuh tahun bukan sekadar angka, tetapi representasi dari perjalanan, perjuangan, dan dedikasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang pertanian,” ujar Adi Waryanto.

Ia menegaskan bahwa Polbangtan Yoma tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan vokasi pertanian, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan di Kabupaten Magelang.

“Kami percaya bahwa kemajuan sektor pertanian sangat bergantung pada kualitas inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat, dan semua itu tumbuh subur di lingkungan Polbangtan ini,” lanjutnya.

Sebagai daerah agraris dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang besar, Adi Waryanto menilai sinergi antara; pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti Polbangtan sangatlah vital.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kami berharap melalui kolaborasi yang terus diperkuat, lahir lebih banyak inovasi teknologi pertanian, pemanfaatan digitalisasi; serta semangat kewirausahaan muda yang mampu mendorong transformasi sektor pertanian menjadi lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan,” harapnya.

Tak lupa, Adi Waryanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjadikan pertanian sebagai sektor masa depan.

“Semoga Polbangtan Yogyakarta–Magelang terus tumbuh dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara; serta menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan pertanian nasional,” pungkasnya.

Menariknya, rangkaian acara Dies Natalis ke-7 ini juga dimeriahkan dengan berbagai pentas seni dan arak-arakan gunungan hasil bumi; yang menjadi simbol rasa syukur atas panen melimpah. Gunungan tersebut diperebutkan oleh masyarakat dalam suasana penuh suka cita.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Yoma, R Hermawan, dalam sambutannya menyoroti tantangan dunia pertanian saat ini.

Ia menyebut perubahan iklim, dampak El Nino, hingga bencana banjir di beberapa wilayah menjadi penyebab; turunnya produksi pertanian nasional, khususnya komoditas padi.

Meski demikian, R Hermawan menyampaikan optimisme pemerintah pusat dalam mencapai swasembada pangan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Pada tahun 2025 ini, Kementerian Pertanian telah berjuang untuk mencapai swasembada pangan. Presiden Prabowo Subianto juga yakin swasembada pangan di Indonesia akan terwujud dalam waktu dekat,” jelasnya.

Hermawan menambahkan bahwa Presiden awalnya menargetkan swasembada pangan dalam empat tahun; namun melihat tren peningkatan produksi yang positif, target tersebut diupayakan tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Untuk mencapai itu semua, seluruh kementerian ditarget oleh Presiden untuk mempunyai strategi dalam mencapai swasembada pangan yang sesingkat-singkatnya,” terangnya.

Kementerian Pertanian, lanjut Hermawan, sebagai garda terdepan, telah meluncurkan berbagai program seperti Luas Tambah Tanam (LTT); Cetak Sawah Baru (CSR), optimalisasi lahan, dan lain sebagainya.

Polbangtan Yoma sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian; Kementerian Pertanian, memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang siap menjadi job creator; dan job seeker di bidang pertanian dan peternakan.

“Dalam mendukung program swasembada pangan, Polbangtan Yoma juga banyak melaksanakan kegiatan di kampus; maupun lapangan melalui program Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat,” papar Hermawan.

Kegiatan di lapangan, lanjutnya, meliputi program Praktik Kerja Lapangan (PKL), magang, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); serta penerjunan mahasiswa di lokasi optimalisasi lahan rawa di Provinsi Bangka Belitung dan Jawa Tengah.

“Selain itu, alumni Polbangtan Yoma juga ikut berkiprah dalam kegiatan pendampingan Brigade Pangan di Kalimantan Tengah dan Pertanian Modern di Provinsi Jawa Tengah,” bebernya.

Hermawan berpesan agar seluruh insan pertanian, baik mahasiswa maupun dosen, terus adaptif dan agile menghadapi dinamika sosial dan tuntutan inovasi masa depan.

“Artinya, di sini disampaikan kapan waktunya bekerja keras, menggembleng diri, kemudian menyiapkan anak muda generasi penerus; serta menikmati hasil supaya tetap sehat dan selalu ingat pada Sang Pencipta,” tuturnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Polbangtan Yoma yang sudah mampu menjalankan usaha; sambil kuliah dan mampu membagi waktu dengan baik.

“Karena itu saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para mahasiswa yang masih kuliah bisa sambil melakukan usaha; dan bisa membagi waktu dengan baik,” pungkas Hermawan. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less