Kabar Baik, 9 Hari Tidak Ada Pasien Positif Corona di Kota Magelang

BNews—MAGELANG— Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang mengkonformasi, pasien positif corona hingga hari Rabu, 15 April berjumlah empat orang. Tiga diantaranya meninggal dunia.

Sementara pasien positif terakhir tercatat merupakan warga Magersari, Magelang Selatan. Ia dirawat sejak tanggal 6 April 2020 atau telah menjalani perawatan selama sembilan hari. Hingga hari ini, sejak pasien terakhir dirawat, tidak ada pasien positif covid-19 di Kota Magelang.

Pihaknya juga mengkonformasi penambahan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru. Total kumulatif perhari Rabu (15/4) sejumlah 25 kasus.

Berdasarkan data yang dilansir situs resmi Pemerintah Kota Magelang, covid19.magelangkota.go.id pukul 12.00 WIB, dikonfirmasi dua tambahan kasus PDP berasal dari Potrobangsan dan Wates.

Dari 25 kasus PDP, ada enam kasus yang dirawat yakni di RSUD Tidar lima kasus dan di RSJ dr Soerojo satu kasus. Selanjutnya ada 16 orang dipulangkan dengan tujuh masih dalam pantauan dan sembilan diantaranya dinyatakan sembuh.

Kasus PDP yang pulang tersebar di Rejowinangun Selatan, Magelang dan Kramat Utara (masing-masing dua kasus). Jurangombo Utara, Jurangombo Selatan, Tidar Utara, Tidar Selatan, Cacaban, Rejowinangun Utara, Kedungsari, Kramat Selatan, Potrobangsan dan Wates (masing-masing satu kasus).

Selanjutnya terdata lima kasus dirawat dari daerah Jurangombo Selatan, Tidar Utara, Magelang, Kramat Selatan, Potrobangsan dan Wates. Ada satu kasus sedang dirujuk dari daerah Kramat Selatan dan dua kasus dinyatakan meninggal berasal dari Magersari dan Kemirirejo.

Loading...

Sehingga jumlah kasus PDP yang tersebar di Kota Magelang ada di daerah Magelang dan Kramat Selatan (masing-masing tiga kasus). Jurangombo Selatan, Rejowinangun Selatan, Tidar Utara dan Kramat Utara, Potrobangsan dan Wates (masing-masing dua kasus).

Jurangombo Utara, Magersari, Tidar Selatan, Cacaban, Kemirirejo, Rejowinangun Utara dan  Kedungsari (masing-masing satu kasus).

Selanjutnya ada 87 dari 214 Orang Dalam Pantauan (ODP) sudah dinyatakan sehat. Sementara 127 diantaranya masih dipantau dan tidak ada yang dirawat.

Pemkot Magelang terus berupaya menanggulanginya baik secara medis untuk kasus terjangkit dan dampak ekonomi serta sosial. Salah satunya dengan menggratiskan beberapa retribusi. (mta/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: