Polisi Ungkap Kronologi Dua Santri Hanyut Di Sungai Elo Magelang

BNews–MAGELANG– Pihak kepolisian masih terus dalami penyebab hanyutnya dua oran santri di Sungai Elo Magelang Rabu siang kemarin (5/1/2021). Namun saat ini pihaknya masih fokus dalam pencarian.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakn saat ini masih fokus pencarian satu korban yang hanyut.

“Tadi sudah ketemu 1 orang korban sekitar pukul 14.14 wib (5/1/2021). Jaraknya sekitara 200 meter dari TKP,” katanya saat ditemui di lokasi (5/1/2021).

Terkait penyebab laka air tersebut, lanjutnya pihaknya akan mendalaminya. “Ada atau tidak unsur kelalaian dari pengasuh atau wali kelas, ataupun korban akan kita sampaikan lain waktu ya,” imbuhnya.

Dia menegaskan saat ini pihaknya bersama tim gabungan masih fokus pada pencarian salah satu korban bernama Bilkhis, 14.  yang belum ditemukan.

“Kita masih fokus pada pencarian korban dulu,” tegasnya.

Kapolres juga menjelaskan kronologi kejadian bermula sekitar 20 santri Ponpen Al Lulu Wal Marjan Magelang mengakan kelas lapangan. Yakni mengenal alam dengan bahasa arab.

“Namun saat itu ada dua santri yang menurut informasi sudah diingatkan untuk tidak berenang di sungai di sela kegiatan. Dan akhirnya dua orang santri tenggelam dan hanyut,” ujarnya.

Untuk proses pencarian sendiri dihentikan sementara sekitar pukul 17.00 wib. “Karena faktor cuaca, medan dan kurangnya penerangan pencarian kita hentikan sementara. Hal ini baik rekomendasi dari Basarnas yang menerjunkan beberapa penyelam juga. Selanjutnya dilakukan pemantauan,” paparnya.

Sementara Kepala TU pondok pesantren Alu’lu’ Wal Marjan Rahmad Hartanto, mengatakan bahwa kelas lapangan tersebut memang rutin dilaksanakan.

“Iya kegiatan mata pelajaran bahasa arab mengenal alam sering dilakukan, tetapi disampaikan tetap melarang santri untuk mandi di sungai. Kalau renang ada waktunya sendiri pada hari Minggu dan di kolam renang,” katanya.

Diketahui dua orang santri tenggelam saat mengikuti kegiatan bersama reka-rekanya di sungai Elo tepatnya di kedung celeng Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang, Rabu (5/1/2022). Korban adalah Bilkhis (masih dalam pencarian) dan Fajril sudah  ditemukan meninggal.(bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: