Postur APBD Rp 2 Triliun Untuk Masyarakat Hanya Rp 300 M

      BNews–MAGELANG– Belanja langsung yang bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Magelang masih belum seimbang dibandingkan dengan postur APBD yang mencapai lebih dari Rp 2 Triliun. Pasalnya, anggaran sebesar itu, mayoritas diperuntukkan untuk gaji pegawai.
    Data yang dihimpun borobudurnews.com di APBD Kabupaten Magelang menyebutkan jika belanja langsung atau publik hanya berkisar Rp 300 miliar. Belanja langsung ini adalah anggaran yang disiapkan untuk kegiatan atau pembangunan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat seperti pembangunan jalan dan lain sebagainya.
 Jumlah anggaran langsung kepada masyarakat Rp 300 miliar itu pun masih dikurangi sekitar Rp 50 miliar. Untuk membayar honor pegawai yang melaksanakan kegiayan tersebut.
 Sementara belanja atau gaji pegawai mencapai Rp 1,1 Triliun. Jumlah ini sangat besar melihat postur APBD Kabupaten Magelang.
“Ibarat membangun Rumah pembiayaan tinggi justru untuk membayar pegawai. Bukan bangunannya,” kata pengamat anggaran Yusuf G.
Dari data APBD juga menyebutkan jika pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Magelang 2015 mencapai Rp 240 miliar. Sedangkan di tahun 2016 mencapai Rp 276 miliar.
Jumlah PAD itu masih terlampau jauh dengan jumlah belanja daerah sebesar Rp 2 Triliun. Sehingga untuk menutupi kekurangan belanja di APBD disebutkan Pemkab Magelang mendapatkan dana perimbangan dari pemerintah pusat dan pembiayaan daerah.
“Padahal masih banyak potensi daerah yang bisa digali sehingga PAD Kabupaten Magelang meningkat,” paparnya. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: