Berikut Motif Dan Kronologi Pembunuhan Di Kamar Hotel Di Magelang

BNews–MAGELANG-–  Pelaku pembunuhan dalam kamar hotel di Magelang ini mengaku sakit hati dengan kata-kata korban. Dimana pelaku ini memiliki permasalah dengan anak korban.

Kapolres Magelang, AKBP Ronal Purba saat jumpa pers membenarkan motif pelaku karena sakit hati. “Jadi selama pelaku berhubungan dengan anak gadis korban selama 1 tahun ini, sering difasilitasi. Dan saat itu korban meminta fasilitas yang diberikan untuk dikembalikan karena hubungan pelaku dan anak korban sudah tidak baik,” katanya.

Saat ingin menyelesaikan masalah tersebut, korban meminta bertemu di Yogyakarta. Namun karena pelaku mengaku kurang enak badan akhirnya dijemput di rumahnya dan berbicara di sebuah kamar hotel di Borobudur untuk membahasnya pada Jumat sore.

“Nah saat membicarakan hal itu pada Sabtu dini hari terdapat percecokan. Akhirnya pelaku mengambil pisau dapur yang dibawanya untuk menusuk korban sebanyak 12 kali,” paparnya.

Untuk luka korban dijelaskan terdapat dibagian dada, tekuk, leher dan lainnya. Ditanya apakan pelaku memang sudah merencakan pembunuhan tersebut karena membawa pisau, Kapolres menjelaskan masih didalami.

“Pisau itu memang sering dibawa korban untuk mencari enceng gondok,” imbuhnya.

Sementara pengakuan pelaku merasa jengkel kepada korban yang bikin sakit hati. “Saya sebenarnya niat mengembalikan barang-barang yang dulu diberikan seperti sepeda motor, aquarium dan lainnya. Tetapi korban bikin malu keluarga saya juga, jadi saya gelap mata. Saya menyesal melakukan hal itu,” ungkap Pelaku kepada awak media.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Seteleh melakukan penusukan tersebut, pelaku menyerahkan diri sekaligus melaporkan apa yang diperbuatnya. Dan petugas langsung menuju TKP.

Sebelumnya diberitakan untuk identitas pelaku ini diketahui bernama Uji Setiyadi, 21, warga Desa Girirejo Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang.

“Pelaku ini tadi sekitar kurang lebih pukul 06.00 wib datang ke Pos Penjagaan Mako Polres Magelang. Ia mengaku telah menusuk seseorang hingga meninggal dunia di sebuah kamar hotel,” ungkap Kapolres Magelang  AKBP Ronald Purba saat diwawancarai awak media (6/3/2021).

Sementara itu untuk korban diketahui bernama Suparno, pria berusia 30 tahun. Dengan alamat sesuai KTP di Perumahan TSK Saturnus Desa/Kelurahan-Kecamatan Tulangan Madiun Jawa Timur.

“Namun korban ini bersama keluarganya tinggal atau indikos di daerah depan D’Paragon Yogyakarta,” imbuhnya.

Untuk proses evakuasi mayat sendiri, lanjutnya setelah petugas menerima laporan ataupu n pengakuan pelaku langsung menuju TKP.

Petugas Satreskrim Polres Magelang bersama Tim Inafis dan dibantu Damkar Kabupate Magelang melakukan evakuasi mayat korban dari dalam kamar.

“Mayat langsung dievakuasi ke RSUD Muntilan dan petugas melakukan olah TKP. Sementara pelaku dilakukan pemeriksaan di Mako Polres Magelang,” paparnya.

“Untuk pelaku dikenakan pasal pidana 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: