PPMT Mahasiswa UNIMMA Optimalkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Outclass

BNews–MAGELANG– Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) periode ke-3 digelar kembali oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Dan kali ini lima mahasiswa dari Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melaksanakan PPMT didampingi Dosen Fakultas Agama Islam .

PPMT Periode ketiga oleh kelompok mahasiswa ini dilakukan di Dusun Kebon Wage Desa Ngempanrejo Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang.

Dan yang menjadi sasaran perhatian, yaitu mengenai Penguatan dan Pendampingan Pendidikan Karakter kepada masyarakat usia sekolah dalam menumbuhkan nilai karakter melalui minat dan bakat nya.

Program Implementasi tersebut dilaksanakan dan didamping oleh Subur. M.S.I selaku Dosen pendamping. Sementara lima mahasiswa yaitu Muhammad Ghulam Zakiya, Muhamad Sa’ad, Rina Widianingrum, Feninda Septi Choirunisa, dan Elsa Calistya Satya Paramesti.

Program Penguatan Pendidikan Karakter ini dilakukan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari Sosialisasi dan Pendampingan kegiatan belajar anak usia sekolah dan Praktek Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Anak.

Impementasi Penguatan Pendidikan Karakter dilakukan melalui berbagai permainan untuk menumbuhkan nilai karakter yang ada dalam diri anak yang mencakup 5 penguatan. Yaitu Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong dan Integritas.

Permainan dilakukan dengan bentuk Outbond untuk melatih kerja sama tim, Lomba Kreatifitas dengan menyelipkan nilai nasionalis dan mandiri. Lalu TPA dan mengaji untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta integritas dengan meningkatkan nilai moral anak.

H.Noerjoso, S.Pt, selakue Ketua Lazizmu Bandongan yang menjadi mintra kelompok PPMT tersebut mengatakan, pendampingan tersebut untuk meningkatkan nilai karakter anak. Yakni melalui metode pembelajaran outclass.

Serta pendampingan belajar anak sangat bagus, karena menumbuhkan nilai karakter yang ada dalam diri anak.

“Hal itu memang penting agar dapat mencetak generasi emas di tahun 2045. Dan juga dengan adanya pendampingan belajar anak menjadi lebih semangat belajar di masa pandemi covid-19 sesuai dengan minat dan bakatnya,” katanya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: