Prediksi Lama Curah Hujan di Musim Ini

BNews–NASIONAL– Curah hujan di beberapa daerah semakin tinggih. Berbagai bencana alam terjadi mulai dari banjir hingga tanah longsor.

Melihat kejadian tersebut, Mendagri Tito Karnavian menghimbau untuk mengantisipasi berlanjutnya cuaca extrim. Menurutnya bahwa infotmasi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) situasi cuaca ini akan berlangsung hingga Februari mendatang.

“Saya meminta semua kepala daerah untuk membuat Posko Monitor. Dengan maksud update cuaca dari BMKG kita bisa update dengan mudah,” ungkapnya (3/1/2020)

Mendagri juga meminta semua kepala daerah menyiapkan rencana Kontigensi bila terjadi keadaan darurat, misalnya banjir. Sehingga pemerintah bisa memiliki rencana yang sistematis untuk pencegahan, penanggulangan pada saat terjadi banjir, evakuasi, menyelamatkan korban dan lain-lain, termasuk penanggulangan pasca banjir.

Selain itu Mendagri juga menyampaikan bahwa penting untuk mengetahui kondisi daerah. Hal guna untuk penetapakan status tanggap darurat, karena status tanggap darurat ini sangat penting dalam kaitan pembiayaan.

“Dari pusat akan membantu bila ada status tanggap darurat itu,” imbuhnya.

Tito juga menyebutkan bahwa pemerintahan daerah bisa menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memang sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah masing-masing. “Dan juga mengeluarkan dana sisa lebih pembiayaan anggaran atau Silpa,” sebutnya.

Dari pengalaman di 3 wilayah, Jawa Barat, DKI dan Banten memang kanggaran untuk biaya tidak terduga untuk di Jawa Barat dan Banten relatif kecil. Untuk itulah, Mendagri Tito Karnavian mengaku sudah menyarankan kepada jajaran pusat untuk membantu.

“Silpa ini dapat juga digunakan dalam keadaan status darurat, dan ini bisa digunakan dengan cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: