Pro Wong Cilik! PDIP Tolak Pembangunan Rumah Dinas Ketua DPRD Salatiga

BNews—SALATIGA— Warga di Salatiga mendadak dikagetkan dengan kemunculan puluhan spanduk dari DPC PDI Perjuangan Salatiga. Banyak warga yang penasaran dengan peristiwa ini.

Puluhan spanduk berwarna merah berukuran 1×3 meter ini berisi penolakan rencana pembangunan rumah dinas (rumdin) ketua DPRD. Diketahui yang menolak adalah DPC PDIP. Padahal, Ketua DPRD saat ini merupakan salah satu kader terbaik PDIP.

”Ada apa ini, kok DPC PDI Perjuangan menolak pembangunan rumah dinas ketua DPRD. Padahal ketua dewan Salatiga dipegang dari PDI Perjuangan, ” tanya beberapa warga yang melintas di Jalan Sukowati dan kawasan Lapangan Pancasila Salatiga, Jumat (28/05).

Dihimpun dari berbagai sumber, lokasi yang akan dibangun rumdin berada di Jalan Jenedral Sudirman 127 ini menelan biaya Rp2 miliar. Lahannya cukup luas dan sudah ada bangunan satu rumah. Dari papan yang tertera di depan dituliskan luas lahan yakni 1.578m2.

Sebelumya, rencana Dance Ishak Palit membangun Rumah Dinas diperuntukkan bagi Ketua DPRD Salatiga, mendapat tentangan. Utamanya dari sesama Fraksi PDIP Salatiga yang juga Ketua DPC PDIP Salatiga, Teddy Sulistio. 

Seperti diketahui, Dance Ishak Palit juga menjabat sebagai Sekretaris di organisasi DPC PDIP Salatiga. Sementara, Teddy Sulistio selain menjabat Ketua DPC juga memegang tampuk pimpinan Fraksi PDIP Salatiga di DPRD serta Ketua Badan Kehormatan DPRD setempat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Teddy dan Dance, sama-sama berada pada satu perahu di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Salatiga. Dimana secara otomatis Dance Ishak Palit sebagai Ketua DPRD menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Salatiga dan Teddy adalah anggota (Banggar). 

”Kalau berita ini (segera dibangun Rumdin Ketua DPRD Salatiga) benar, citra Partai ’Wong Cilik’ (PDIP) menjadi tanda tanya besar,” kata Teddy Sulistio kepada wartawan, Selasa (18/5) lalu.

Ia meminta azas kepantasan publiknya harus dibangun. Dimana, Ditengah ’pandemi corono’ pembangunan Rumah Dinas Ketua DPRD Salatiga dirasa tidak pantas. Jika situasi sudah pulih dari pandemi Covid-19, disusul perekonomi telah stabil ia mengklaim orang pertama yang mendukung usulan tersebut (Pembangunan Rumdin Ketua DPRD Salatiga). 

Bukan hanya Rumdin Ketua DPRD Salatiga saja yang harus di back-up, tetapi juga rumdin Muspida. ”Tetapi gak sekarang-sekarang, kan. Sebagai ketua partai, sekali lagi Saya bilang setop! Setop pembangunan Rumdin Ketua DPRD Salatiga,” pinta Teddy, tegas.

Kembali, Teddy menyebut pembatalan pembangunan Rumdin Ketua DPRD Salatiga menjadi satu taruhan terhadap kehormatan sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: