Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Program MBG di Sragen Disorot Usai Ratusan Siswa dan Guru Keracunan

Program MBG di Sragen Disorot Usai Ratusan Siswa dan Guru Keracunan

  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025

Kepala Puskesmas Gemolong, dr. Agus Pranoto Budi, mengungkapkan pihaknya langsung mendirikan posko darurat pasca kejadian.

“Kami membuka posko darurat 24 jam. Sudah kami sampaikan ke guru-guru untuk mengumumkan ke wali murid, kapan pun dibutuhkan kami siap,” kata dr. Agus.

Menurutnya, total korban mencapai 196 orang yang terdiri dari siswa, guru, hingga keluarga pegawai sekolah.

“Selain siswa dan guru, ada juga OB dan keluarga OB yang ikut terdampak karena makanan dibawa pulang. Gejalanya mual, muntah, diare, dan pusing. Dari pantauan terakhir, kondisi korban mulai membaik,” jelasnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sementara seorang wali murid SDN 4 Gemolong berinisial GL menceritakan bahwa anaknya mulai menunjukkan gejala pada Senin malam.

“Jam 8 malam anak saya mengeluh pusing, perut sakit, lalu muntah. Pagi harinya tidak masuk sekolah karena diare,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kejadian serupa dialami banyak siswa di beberapa sekolah.

“Di SDN 5 Gemolong ada sekitar 50 orang yang terkena, SDN 4 saya kurang tahu pasti jumlahnya, termasuk ada juga siswa SMPN 3,” ujarnya.(*/Joglosemar)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less