Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Program Sekolah Rakyat Segera Hadir di Magelang, Renovasi Gedung Dimulai

Program Sekolah Rakyat Segera Hadir di Magelang, Renovasi Gedung Dimulai

  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025

BNews-MAGELANG – Proses renovasi Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Tegalrejo, Kabupaten Magelang, kini tengah berlangsung.

Gedung ini akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan unggulan yang dicanangkan pemerintah.

Berdasarkan pantauan Magelang Ekspres pada Selasa malam (10/6), proses pengerjaan renovasi gedung masih terus dilakukan oleh para pekerja bangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, David Rudianto, menjelaskan bahwa renovasi; Gedung Pusdiklat Pamong Praja dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, mulai dari 10 Mei 2025 hingga 9 Juli 2025 sesuai kontrak kerja.

“Biaya renovasi berasal dari pemerintah pusat. Kami hanya dilibatkan dalam tim teknis,” katanya, Rabu (11/6/2025), melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Nuryanto.

Renovasi dilakukan pada beberapa bagian bangunan. Sebanyak enam ruang kelas di gedung utama mengalami perbaikan ringan; yang mencakup perbaikan plafon dan pengecatan ulang dinding untuk menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.

Sementara itu, renovasi berat difokuskan pada asrama putra dan putri, ruang makan, dan pendapa.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (GOOGLE NEWS)

Perbaikan meliputi penggantian rangka kayu atap, serta kusen pintu dan jendela yang telah mengalami pelapukan akibat usia.

“Juga dilakukan pengecatan ulang pada dinding agar menjadi bersih dan rapih,” ujar Nuryanto.

Gedung Pusdiklat Pamong Praja di Tegalrejo, yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 2 hektare, akan difungsikan khusus untuk kegiatan pembelajaran calon siswa jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2025. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di Kabupaten Magelang sendiri, terdapat dua lokasi calon Sekolah Rakyat, yaitu: Gedung Pusdiklat di Tegalrejo (milik Pemerintah Kabupaten Magelang); dan Sentra Antasena di Salaman (milik Kementerian Sosial).

Konsep pendidikan berbasis asrama menjadi ciri khas Sekolah Rakyat, guna mendukung pemerataan pendidikan dan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pendidikan inklusif. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less