Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Puluhan Biksu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026 Tiba di Magelang

Puluhan Biksu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026 Tiba di Magelang

  • calendar_month 14 jam yang lalu

BNews–MAGELANG– Puluhan biksu peserta Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 telah tiba di Magelang pada Rabu (27/5/2026) sore WIB. Mereka singgah di TITD Hok An Kiong, Muntilan, Kabupaten Magelang.

Tiba di TITD tersebut sekitar pukul 17.30 WIB. Rombongan IWFP 2026 disambut penampilan Barongsai. Mereka juga disambut hangat tepuk tangan warga.

Para biksu ini menempuh ratusan kilometer (km) perjalanan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur untuk menyambut Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menggaungkan pesan perdamaian, toleransi.

Ketua panitia penyambutan di TITD Hok An Kiong, Upasaka Vinito Vincent Eddy Kuncoro Hartono mengaku bahagia dengan kedatangan para biksu.

“Kami sangat bahagia dan bersyukur atas kehadiran para biksu yang singgah di sini sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur,” ujarnya.

Ketua Nasional IWFP 2026, Tosin mengungkap bahwa total peserta IWFP mencapai 57 biksu yang berasal dari tiga negara, yakni Thailand sebanyak 43 orang, Malaysia ada 4 orang, Laos 3 orang, termasuk tambahan peserta yang bergabung dalam perjalanan.

“Ada dua biksu yang menjalani perawatan akibat kelelahan. Sudah istirahat untuk menghindari cedera lebih jauh,” ungkapnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Dia menjelaskan, para biksu menghadapi berbagai tantangan sepanjang perjalanan, mulai dari terik matahari, hujan, hingga kaki lecet. Meski begitu, mereka tetap berjalan.

Saat disinggung soal IWFP, lanjut Tosin, istilah itu dipilih sebagai upaya untuk memperluas jangkauan pesan kepada publik global. Sebelumnya, perjalanan ini dikenal dengan istilah thudong atau tradisi pertapaan dalam ajaran Buddha.

“Kalau thudong itu lebih pada cara hidup. Tapi ini kita kemas sebagai perjalanan damai, sehingga lebih mudah dipahami masyarakat luas,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Kementerian Agama RI, Nyoman Suriadarma menyebut, perjalanan ini memang dirancang sebagai simbol kuat dari nilai-nilai perdamaian yang diusung dalam perayaan Waisak 2026.

“Perjalanan ini ingin mengumandangkan kepada dunia bahwa keharmonisan, kerukunan, dan kebersamaan harus terus dihadirkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, keberhasilan perjalanan para biksu hingga tiba di Magelang tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Mulai dari panitia pusat dan daerah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga warga yang menyambut dengan antusias di setiap daerah yang dilalui. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less