Ratusan Alat Pemandu Jalan Orang Buta di Malioboro Hilang

BNews—JOGJAKARTA— Ratusan guiding block di kawasan Malioboro, hilang. Temuan ini diketahui Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogjakarta saat melakukan pemantauan fasilitas umum.

Diketahui, Guiding block merupakan sebuah tanda khusus sebagai jalan pemandu bagi penyandang disabilitas. Utamanya bagi tunanetra atau mereka yang memiliki keterbatasan pengelihatan.

Salah satu anggota Forpi, Baharuddin Kamba mengatakan, pemantauan dilakukan mulai depan gedung DPRD DIJ hingga Hotel Inna Garuda atau Gedung Agung. Sepanjang jalan tersebut, pihaknya menemukan ratusan guiding block, hilang.

Hilangnya lantai pemandu petunjuk jalan untuk (maaf) orang buta ini diakui bukan kali pertama terjadi. Peristiwa ini ternyata pernah terjadi pada tahun 2019 lalu.

”Ini memprihatinkan, tahun 2019 lalu juga banyak sekali yang hilang. Sekarang juga demikian, mungkin sampai ratusan yang hilang,” kata Kamba, Rabu (24/2).

”Kami juga bingung, ini kemana guiding block-nya. Mudah-mudahan segera ada perhatian karena alat ini penting sekali bagi teman-teman tunanetra,” sambungnya.

Forpi Kota Jogjakarta juga menemukan sejumlah wisatawan yang merokok pada tempat yang tidak seharusnya. Padahal sejak 12 November 2020, Pemerintah Kota Jogjakarta menerapkan Malioboro sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Sesuai dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Kota Jogjakarta Nomor 2 tahun 2017 tentang KTR.

”Harapannya ke depan agar Perda 2/2017 tentang KTR dapat ditegakkan secara maksimal. Maka petugas Jogoboro dapat menegur bagi wisatawan yang kedapatan merokok tidak pada tempatnya di kawasan Malioboro Jogjakarta,” harapnya.”Selain itu, perlu juga sosialisasi secara masif dan konsisten tentang area Malioboro adalah Kawasan Tanpa Rokok. Hal ini penting agar Perda 2/2017 tentang KTR jangan jadi macan kertas,” imbuhnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: