Breaking! Ahmad Luthfi Ubah Anggaran Jateng 2026, Jalan Rusak Jadi Prioritas Utama
- calendar_month 39 menit yang lalu

Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan
BNews-JATENG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah pada akhir tahun 2026. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bahkan telah menginstruksikan agar Anggaran Perubahan Tahun 2026 difokuskan untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan.
Tak hanya itu, Ahmad Luthfi juga menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Jawa Tengah yang selama ini menjadi bagian dari usulan anggaran daerah harus diarahkan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan jalan.
Menurutnya, persoalan jalan rusak masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat yang harus segera ditangani oleh pemerintah. Ia tidak ingin warga terus-menerus menghadapi kondisi jalan berlubang yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Prioritas infrastruktur jalan. Di anggaran perubahan nanti kita ubah. Pokir akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan,” tegas Ahmad Luthfi saat diwawancarai wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (4/6/2026).
Luthfi menjelaskan, revitalisasi Pokir DPRD menjadi langkah penting karena banyak aspirasi masyarakat yang masuk terkait kebutuhan pembangunan jalan di daerah masing-masing.
Menurutnya, permintaan perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya datang dari Kabupaten Blora, tetapi juga hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Selain tingginya kebutuhan pembangunan jalan, kondisi infrastruktur juga terdampak oleh musim hujan yang berlangsung cukup panjang sejak tahun lalu hingga awal 2026. Curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami penurunan kualitas dan kerusakan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
” Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.
Terkait pembangunan Jalan Raya Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora, Ahmad Luthfi memastikan proses perbaikan terus berjalan. Saat ini proyek tersebut telah memasuki tahapan lelang dan akan segera dilanjutkan ke tahap pekerjaan fisik setelah seluruh; proses administrasi selesai.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,276 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung perbaikan ruas jalan tersebut.
Sementara itu, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk perbaikan jalan provinsi; maupun jalan kabupaten di berbagai daerah.
Selain percepatan pembangunan, Ahmad Luthfi turut menekankan pentingnya kualitas pekerjaan infrastruktur jalan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan maupun perbaikan jalan agar tidak bekerja secara asal-asalan.
Menurutnya, kualitas konstruksi harus menjadi perhatian utama agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan tidak cepat mengalami kerusakan kembali.
Dengan fokus anggaran yang lebih besar pada sektor infrastruktur, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kondisi jalan di berbagai daerah dapat semakin baik; mendukung mobilitas masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar