Ratusan Emak Emak Desak Tutup Karaoke Las Vegas

BNews–MERTOYUDAN– Karena dirasa meresahkan warga sekitar, Cafe dan Karaoke Las Vegas Mertoyudan diberikan massa (31/8). Mereka datang bersama perwakilan Ormas Islam Jateng DIY selepas menjalankan ibadah shola juma’t.

BNews–MERTOYUDAN– Karena dirasa meresahkan warga sekitar, Cafe dan Karaoke Las Vegas Mertoyudan digerudug massa (31/8). Mereka datang bersama perwakilan Ormas Islam Jateng DIY selepas menjalankan ibadah shola juma’t.

Warga Kelurahan Sumberejo dan Desa Danurojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, mulai dari bapak bapak, ibu ibu,, pemuda dan anak-anak berkumpul dengan membentang spanduk. Mereka melakukan aksi penolakan keras keberadaan cafee dan karaoke tersebut.

Salah satu perwakilan warga Dusun Karanganyar,Adi MS menyampaikan terima kasih kepada ormas yang berkenan mendukung keinginan warga untuk menutup lokasi tersebut. “Hal ini karena warga banyak berkeluh kesah dengan keadaan lokasi ini, para pekerja yang kos di daerah perkampungan kami juga kurang menjaga etika sopan santunnya,” katanya.

Selain itu, aksi tersebut menindak lanjuti kesepakatan bersama antara warga dan Forkompincam beberapa waktu lalu. “Kemarin kami sudah menandatangani tangani petisi bersama untuk lokasi Las Vegas ini, namun pihak management Las Vegas tidak ada komitmen yang jelas,” tegasnya.

Sementara perwakilan ormas , Anang Imammudin mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan empati terkait permasalahan warga dimana keberadaan karaoke yang meresahkan masyarakat ini. “Karena hal itu kami mengajak ormas lain untuk berpihak kepada kebaikan dan keadilan masyarakat, kami bersama warga menuntut tempat ini ditutup dan akan mengawal hingga Pemda Magelang ada tindak lanjut,” katanya.

Kemarahan warga ini bertambah ketika pihak management Las Vegas mendatangi salah satu kepala dusun. “Informasi yang kami peroleh bahwa kedatangan tersebut ada indikasi intimidasi dan teror kepada warga, namun kita serahkan sesuai hukum dan kita ada selalu dibelakang warga,” imbuhnya.

Sejauh ini pihak Management Las Vegas sudah merespon dengan tutup sementara. “Untuk besok kita tunggu aksi pemerintah kita bagaimana, kalau tidak ada respon besok tanggal 7 September kita Gerudug kantor bupati dengan massa ribuan dari ormas kami,” paparnya.

Anang juga menambahkan, pihaknya meminta ijin kepada petugas TNI Polri yang menjaga aksi kami untuk memasang spanduk. “Kami berpesan Dann berharap jangan dilepas, Karena kemarin kita sudah pasang namun dilepas. Nanti kalau ini dilepas lagi berarti menantang kita semua siapapun itu,” tegasnya.

Selanjutnya warga bersama ormas memasang spanduk dan doa bersama. Dan warga membubarkan diri dengan tertib kembali kerumah masing-masing. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: