Ribuan Botol AM, Vodka, Whisky Hasil Sitaan Dimusnahkan Polres Magelang Kota

BNews—MAGELANG— Operasi Ketupat Candi 2019 di wilayah hukum Polres Magelang Kota resmi dimulai hari ini, (28/5) hingga Senin (10/6). Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan dan ditutup dengan pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dalam amanat tertulis Kapolri mengatakan operasi tersebut memiliki karakteristik yang khas, yakni bersamaan dengan tahapan pemilu. Sehingga potensi kerawanan yang akan dihadapi semakin kompleks

“Saya memiliki harapan dan keyakinan, Polri dengan didukung TNI dan seluruh kepentingan yang terlibat akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri 2019,” terang Kapolri.

Apel Operasi tersebut bertujuan mengecek kesiapan personel, peralatan, aspek operasi, sinergitas dan solidaritas komponen penypenyelengga.

“Diharapkan akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ucapnya dihadapan Satpol PP, Dishub, Damkar, Linmas, petugas kesehatan dan Pramuka.

Usai menggelar apel, Polres Magelang Kota langsung menggelar pemusnahan 1.156 botol dan 30 jerigen minuman beralkohol. Jumlah tersebut disita dari empat warung dan kerumunan warga seperti di jalan, alun-alun dan taman di Kota Magelang rentang bulan Januari-Mei 2019.

Jenis barang sitaan diantaranya 31 botol ciu ukuran setengah liter, 24 botol Colombo, ciu 1,5 liter 242 botol, ciu 600 mililiter sejumlah 51 botol. Kemudian 1 botol Newport, 6 botol Whisky, 5 Vodka, 725 botol Anggur Merah, 1 botol Bir Prost, 68 botol ciu 600 mililiter, 1 botol Singaraja dan 1 jerigen ciu isi 30 liter.

“Operasi ataupun razia minuman keras akan terus kami tingkatkan karena hasil analisa dan evaluasi terjadinya tindak pidana mayoritas diawali dari mengkonsumsi minuman keras,” tegas Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi.

Imbuh Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, Kota Magelang diharapkan benar-benar bebas dari peredaran minuman beralkohol sesuai Peraturan Daerah setempat yang berlaku.

“Ke depan kalau bisa Kota Magelang zero minuman keras,” harap Windarti. (han/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: