Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ribuan Ketupat jadi Rebutan di Mertoyudan Magelang, Isinya Voucher UMKM hingga Uang

Ribuan Ketupat jadi Rebutan di Mertoyudan Magelang, Isinya Voucher UMKM hingga Uang

  • calendar_month Rab, 25 Mar 2026

BNews–MAGELANG– Ratusan orang tampak antusias mengikuti tradisi Grebeg Ketupat di Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (25/3/2026). Mereka saling berebut ketupat yang berisi uang ataupun voucher produk UMKM.

Tradisi tahunan untuk memeriahkan Lebaran ini merupakan acara yang dinanti-nantikan warga mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mereka tak hanya berasal dari wilayah setempat saja, namun juga dari kecamatan lain di Kabupaten Magelang.

Seperti halnya Fixel Dwi Alfino (12), warga Tempuran, Kabupaten Magelang yang sengaja datang untuk memperebutkan gunungan ketupat itu. Meskipun harus bersusah payah, ia berhasil mengumpulkan hingga Rp112 ribu.

“Saya sangat senang, meskipun harus berdesak-desakan dan berebutan saat mengambil ketupat. Hasilnya lumayan,” katanya, Rabu (25/3/2026).

Fixel mengungkap bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membeli mainan. “Untuk beli buntut kuda lumping,” ungkapnya.

Inisiator Grebeg Kerupat, Tri Setyo Nugroho atau yang akrab dipanggil Gepeng Nugroho ini menjelaskan, grebeg ketupat merupakan bentuk rasa syukur warga di momen Idulfitri. Serta bertujuan untuk meningkatkan kerukunan dan mendorong kesejateraan warga.

“Grebeg ketupat ini wujud semangat warga untuk berbagai di hari yang fitri ini,” jelasnya.

Dia menyebut, gunungan itu terbuat dari sekitar 2.500 ketupat. Sebelum disusun menjadi gunungan, ketupat terlebih dahulu diedarkan panitia kepada masing-masing kepala keluarga (KK) untuk diisi uang seikhlasnya atau voucher produk umkm.

Masing-masing ketupat berisi uang dengan nominal Rp2 ribu hingga Rp100 ribu atau voucher yang dapat ditukarkan dengan produk-produk UMKM setempat.

“Ribuan ketupat yang berisi uang dan voucher dari UMKM tersebut dicantolkan di sebuah gunungan dengan ketinggian 2,5 meter,” jelas Gepeng. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less