Sakit Hati Diledek Saat Bonceng Istrinya Dimasa Perceraian, Pria Ini Hantam Temannya

BNews—JATENG—Seorang warga Gombong Kabupaten Kebumen dikeroyok oleh beberapa orang. Peristiwa terjadi karena salah satu pelaku sakit hati kepada korban.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, kejadian tersebut pada tanggal 19 Februari 2019 lalu. Untuk pelaku ada lima orang dan yang baru diamankan ada dua orang pada Minggu (19/7/2020), sisanya masih buron.

”Para pelaku buron selama 1,5 tahun. Dua pelaku yang diamankan berinisial SP, 41, dan YU, 35, warga Kecamatan Gombong,” ungkapnya, Selasa (21/7/2020).

Rudy menjelaskan, selama buron, para pelaku berpindah-pindah dari Kabupaten ke Kabupaten lain. Ketika hari Minggu, pelaku terlihat di Gombong dan langsung dilakukan penangkapan.

”Pengeroyokan bermula saat salah satu pelaku merasa sakit hati kepada korban, karena diledek masih mau boncengan dengan istrinya yang sedang proses cerai,” jelasnya.

Ledekan dari korban tersebut, kata Rudy, membuat pelaku naik pitam kemudian menghampiri dan memukuli korban hingga tersungkur. Aksi kekerasan itu memicu pelaku lain untuk ikut menghajar korban.

Dihadapan polisi, pelaku SP mengaku bahwa korban sebelumnya adalah teman dekatnya, bahkan rumahnya berdekatan di daerah Gombong. ”Saat itu saya sedang kalut karena urusan rumah tangga dan saya sakit hati makanya (korban) saya pukul,” aku SP.

SP mengaku awalnya ia diledek oleh korban karena masih mau berboncengan dengan istrinya yang saat itu berproses cerai. ”Tapi kami sedang melakukan mediasi untuk mempertahankan rumah tangga,” papar SP.

Sementara pelaku YU mengaku ikut memukul korban karena rasa solidaritas. Dirinya merasa emosi ketika mendengar cerita SP diledek oleh korban.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUH Pidana tentang kekerasan terhadap seseorang yang dilakukan secara bersam-sama dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: