Sambut Super Prioritas Polres Magelang Gelar Penelitian Rekayasa Lalu Lintas Borobudur

BNews–BOROBUDUR– Jajaran kepolisian mulai aktif melakukan berbagai kajian terkait rencana program Super Prioritas Borobudur. Diantarnya melakukan kajian pemetaan dan jalur akses wisata.

Sebuah acara Penelitian Terpadu Jalur Akses Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Candi Borobudur di Kampung Semar Borobudur kemarin (20/2/2020). Dihadiri langsung oleh Dir Kamsel Korps Lantas Polri Brigjen Pol Chrisnanda Dwi Laksanan, serta GM TWCB dan jajaran terkait.

Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso selaku panitia penyelenggara mengatakan, kedepan Candi Borobudur diharapkan menjadi icon pariwisata nasional di Jawa Tengah. “Sehingga untuk mendukung program tersebut salah satunya perlu akses jalur pariwisata yang bagus dan aman,” katanya mengawali acara.

Sementara Brigjen Pol Chrisnanda Dwi Laksanan, menyampaikan bahwa Nilai – nilai leluhur di Indonesia sampai saat ini terbukti masih ada dan senantiasa perlu terpelihara dengan baik. “ Maka mari kita senantiasa melindungi dan bangun bahwa Indonesia sebagai negara super power seni, budaya dan pariwisata,” katanya.

Dijelaskanya, jika wisatawan datang namun mengahapi situasi macet, secara otomatis akan mengurangi minatnya. “Maka dengan kajian ini kita buat suasana wisata yang ada di Jawa tengah  khususnya Borobudur untuk bisa membuat wisatawan senantiasa ingin berkunjung. Mudah – mudahan Borobudur menjadi icon Pariwisata nasional,” imbuhnya.

DOWNLOAD BOROBUDUR NEWS UNTUK ANDROID KALIAN (KLIK DISINI)

Selesai pembukaan dilanjutkan pemaparan serta pengecekan lapangan jalur satrategis Kawasan Wisata Candi Borobudur. Dan hasilnya akan dilaporkan ke pusat untuk kajian selanjutnya.

Loading...

Sementara secara terpisah, Kasat Lantas Polres Magelang AKP Fadli menyampaikan bahwa Polres Magelang dan lainnya telah melaksanakan penelitian akses jalur di kawasan Borobudur. Kita sudah cek untuk akses jalur, jembatan, hambatan, pintu masuk ke Borobudur juga,” terangnya.

Diungkapkanya, bilamana ada penambahan maupun perubahan dari PUPR maupun dari Kakoorlantas pihaknya selalu siap . “Kita siapkan baik personil maupun sarana untuk pengamanan jalur, tempat parkir, dan rekayasa lalu lintas,” ungkapnya.

Dicontohkanya, misal untuk kepadatan arus yang masuk dari arah Semarang terdapat di daerah Armada dan Blondo. Sedangkan di wilayah Borobudur sendiri kepadatan berada di kawasan Brojonalan yang disebabkan karena jalur sempit.

“Sedangkan yang dari arah Yogyakarta terdapat di kawasan Salam, karena mengingat jalur ini merupakan jalur arus balik wisatawan. Kemudian yang dari arah Purowrejo maupun Kali Bawang saya kira tidak ada kendala,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: