Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sampel Siomay Diperiksa Labkes, Penyebab Dugaan Keracunan 41 Warga Magelang Belum Pasti

Sampel Siomay Diperiksa Labkes, Penyebab Dugaan Keracunan 41 Warga Magelang Belum Pasti

  • calendar_month 20 menit yang lalu

BNews-KOTA MAGELANG – Polres Magelang Kota masih mendalami kasus dugaan keracunan massal yang menimpa 41 warga Kampung Tidar Sari, Kelurahan Tidar Selatan, Kota Magelang. Polisi kini menunggu hasil uji laboratorium sampel siomay yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Kepala Unit 2 Satreskrim Polres Magelang Kota, Iptu Harry Dwi Purnomo, mengatakan sampel makanan telah diserahkan kepada Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kota Magelang untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami menyerahkan sampel makanan kepada Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kota Magelang untuk dilakukan pengecekan uji laboratoris pada Rabu pagi. Saat ini kami masih menunggu hasil resminya,” kata Iptu Harry Dwi Purnomo.

Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut akan menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kronologi Dugaan Keracunan Siomay di Tidar Selatan

Kasus dugaan keracunan massal ini bermula setelah puluhan warga mengalami sejumlah keluhan kesehatan, seperti pusing, mual, muntah, hingga diare setelah menyantap siomay dalam kegiatan rapat rukun tetangga (RT), Senin (19/10/2026) malam.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat pada Selasa (20/10/2026) malam. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Magelang Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan pendataan awal, sekitar 20 warga sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Tidar dan sejumlah puskesmas. Setelah dilakukan pendataan lebih lanjut, jumlah warga yang terdampak meningkat menjadi 41 orang.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dari hasil penyelidikan sementara, sebanyak 55 porsi makanan yang terdiri atas siomay, tahu, kentang, telur, dan bumbu kacang dipesan dari seorang penjual berinisial R. Makanan tersebut disiapkan untuk kegiatan rapat di musala Kampung Tidar Sari, Kelurahan Tidar Selatan, Kota Magelang.

Sebagian warga menyantap makanan tersebut di lokasi kegiatan, sedangkan sebagian lainnya membawa pulang hidangan untuk dikonsumsi bersama anggota keluarga.

Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Pidana

Iptu Harry Dwi Purnomo menjelaskan, penyidik masih mendalami penyebab kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau tindak pidana.

“Kami pertama harus tahu penyebabnya terlebih dahulu. Kemudian kita dalami apakah di situ ada niat jahat (mens rea) sesuai dengan hukum pidana atau tidak, sehingga timbul akibat dari peristiwa tersebut,” paparnya.

Polisi masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium untuk membantu memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut. Hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah hukum berikutnya.

Hingga hasil uji laboratorium keluar, penyebab pasti dugaan keracunan yang dialami puluhan warga Kampung Tidar Sari, Kelurahan Tidar Selatan, Kota Magelang, belum dapat dipastikan. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less