Satu Warga Ngablak Terkonfirmasi Positif Covid-19

BNews–MUNGKID—Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Magelang kembali bertambah hari ini (16/4/2020). Satu warga asal Ngablak dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil swab laboratoriumnya turun.

Hal itu diumumkan oleh Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi sore ini (16/4/2020).  “Satu pasien terkonfirmasi positif hari ini, berasal dari Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang,” katanya.

Nanda mengatakan pasien tersebut memiliki riwayat bepergian dari luar kota. Saat ini pasien dirawat di RSUD Muntilan. “Riwayatnya berpergian dari luar daerah,” imbuhnya.

Dengan penambahan tersebut, pasien positif covid-19 di Kabupaten Magelang berjumlah 7 orang hingga 16 April 2020 sore. Dua orang dinyatakan sembuh.

Selain itu, Nanda mengatakan pihaknya juga sudah menerima hasil swab untuk tiga pasien dalam pengawaasn (PDP). “Hasil swab negatif telah diperoleh dari pasien PDP yang telah meninggal dunia, yaitu dari Bandongan, Mertoyudan dan Kajoran. Sedangkan 5 PDP yang juga meninggal dunia belum keluar,” terangnya.

Dalam kesemapa tersebut diumumkan juga jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang bertambah 3 orang. “Jumlah PDP sebelumnya berjumlah 24 orang dan hari ini bertambah 3 orang. Namun PDP yang sembuh dilaporkan terdapat 2 orang sehingga total PDP saat ini 25 orang,” paparnya.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), lanjut Nanda saat ini berjumlah 214 orang. “Jumlah tersebut berasal dari data sebelumnya 232 orang, lolos pantau 28 orang. Namun hari ini bertambah ODP sebanyak 10 orang,” ungkapnya.

Untuk pasien positif sembuh total hingga saat ini masih berjumlah 2 orang. Dan untuk PDP yang pulang kondisi baik total 57 orang. (bsn/wan)

5 Comments
  1. Komari says

    Ngablaknya mana min?
    Tolong kasih alamat yang lengkap
    Karena ngablak itu nama kecamatan

    1. Marisa Oktavani says

      bantu jawab kak….ada peraturan undang-undang tidak boleh menyebut detail alamat pasien.

  2. Romly says

    Lodo sewu Kec.Ngablak

  3. Rahman says

    Lebih ngeri jadi PDP, yg meninggal lebih banyak.
    Pertanyaannya: PDP yg dinyatakan negatif korona, lalu gejala sakit yg dialami PDP itu dari penyakit apa?

  4. Hashirama says

    Lha, ternyata ada yang punya pemikiran sama, kalau misal pdp tanpa riwayat penyakit lain dan tiba” meninggal, dan setelah meninggal di swap negativ, terus kenapa, padahal jika sudah status pdp pasien jelas punya gejala covid, *mikir keras 😄😄

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: