SDN Karanganyar Borobudur Curi Perhatian di BPF 2026, Kenalkan Gerabah kepada Ribuan Wisatawan
- calendar_month 14 menit yang lalu

Penampilan Siswa Gen Z SDN Karanganyar Pamerkan gerabah Pada Kirab Adat Budaya Nusantara Dapat Perhatian Masyarakat
BNews-MAGELANG – Ada pemandangan menarik dalam rangkaian kegiatan Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026 saat pelaksanaan Kirab Adat Budaya Nusantara di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (29/5/2026).
Di tengah kemeriahan parade budaya yang diikuti berbagai kontingen dari seluruh Nusantara, barisan siswa-siswi SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur, berhasil mencuri perhatian ribuan masyarakat dan wisatawan yang memadati jalur kirab.
Sebanyak 30 siswa generasi Z didampingi delapan guru tampil mengenakan atribut bergodo berwarna hitam lengkap dengan penutup kepala khas Borobudur. Mereka berjalan sambil membawa spanduk bertuliskan “Art Education Gerabah SDN Karanganyar” sebagai bentuk promosi sekaligus edukasi budaya lokal kepada masyarakat.
Kirab budaya tersebut melintasi sejumlah ruas jalan utama di kawasan Borobudur, mulai dari Jalan Medang Kamulan, Jalan Pramudyawardhani, Jalan Balaputradewa, kawasan Tourist Information Center (TIC), hingga berakhir di pelataran Candi Pawon.
Meski harus berjalan di bawah terik matahari, semangat para siswa SDN Karanganyar tidak surut. Mereka tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kirab budaya sambil memperkenalkan gerabah sebagai salah satu warisan budaya yang berkembang di wilayah Borobudur dan Kabupaten Magelang.
Kepala SDN Karanganyar Borobudur, Suci Ratnawati, mengatakan keikutsertaan sekolahnya dalam Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 menjadi pengalaman pertama bagi para siswa dalam ajang budaya berskala besar.
“Kegiatan dan keikutsertaan siswa-siswi SDN Karanganyar tersebut, merupakan pertama kalinya dalam dalam gelar kegiatan budaya,” jelas Suci Ratnawati, Sabtu (30/5/2026).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Menurutnya, pihak sekolah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang yang telah memberikan kesempatan kepada SDN Karanganyar untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Suci menilai keikutsertaan siswa dalam kirab budaya tidak hanya menjadi sarana pembelajaran tentang keberagaman budaya Nusantara, tetapi juga menjadi media promosi gerabah sebagai salah satu produk budaya unggulan daerah.
“Kegaiatn ini dapat menjadi edukasi bagi anak-anak, sekaligus sarana promosi gerabah sebagai budaya di Magelang, semoga gerabah mampu mendunia. Selain itu, dengan mengikuti kegiatan ini, dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat dan kreatifitas baik siswa maupun guru. Kedepan SDN Karanganyar dapat mengikuti even lainnya,” ujarnya.
Kirab Adat Budaya Nusantara sendiri menjadi salah satu agenda utama dalam Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026. Berbagai penampilan budaya ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari tarian tradisional, pasukan bergodo, pakaian adat; hingga simbol-simbol budaya Nusantara yang mencerminkan keberagaman Indonesia.
Festival ini juga diikuti berbagai kontingen budaya, raja-raja Nusantara, Putri Indonesia Pendidikan 2025, tokoh adat, hingga para seniman dari berbagai daerah; yang hadir membawa pesan persatuan, harmoni, dan perdamaian.
Salah satu peserta kirab dari SDN Karanganyar, Arimbi, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan budaya tersebut. Baginya, pengalaman mengikuti kirab budaya menjadi momen yang tidak terlupakan; karena dapat bertemu banyak tokoh penting dan menyaksikan kemeriahan festival secara langsung.
“Kami bangga bisa ikut karnaval budaya berjalan lancar dan menyenangkan,” kenangnya.
Keikutsertaan siswa SDN Karanganyar dalam Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat ditanamkan sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, generasi muda tidak hanya mengenal warisan budaya daerahnya, tetapi juga turut berperan aktif dalam melestarikan; dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas. (al)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar